Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1446 H Jatuh pada Sabtu Pahing 1 Maret 2025

Editor:  Team
Reporter: wiwin
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Hijriah Global Tunggal (KHGT) terbitan Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah yang menjadi acuan Muhammadiyah sejak 1 Muharram 1445 H atau 2024 lalu.(sumber foto:istock)

Nusantaraterkini.co, Jakarta - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan awal puasa Ramadan 1446 Hijriah pada Sabtu, 1 Maret 2025.

Hal ini didasarkan pada Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) terbitan Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah yang menjadi acuan Muhammadiyah sejak 1 Muharram 1445 H atau 2024 lalu.

"1 Ramadan 1446 H. Jatuh pada Sabtu Pahing 1 Maret 2025 M," tulis keterangan yang dikutip Tribunnews.com, Selasa (7/1/2025).

Baca Juga : Eddy Soeparno Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Sumbar, Serahkan Kompor hingga Sarden

Sementara untuk Idul Fitri, berdasarkan KHGT Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 H berlangsung pada Ahad (Minggu) 30 Maret 2025.

Apa itu KHGT?

Dikutip dari laman Suara Muhammadiyah, Ketua PP Muhammadiyah, Prof Syamsul Anwar menerangkan, KHGT menyatukan penanggalan umat Islam di seluruh dunia.

Baca Juga : Walikota Medan Rico Waas Siap Sinergi dengan Muhammadiyah Wujudkan Kesejahteraan Bangsa

KHGT dirancang agar satu hari memiliki tanggal yang sama di seluruh dunia, untuk mengakhiri perbedaan dalam penentuan awal bulan hijriah.

“KHGT adalah upaya mutakhir umat Islam untuk menyatukan penanggalan mereka. Dengan kalender ini, tanggal baru Hijriah jatuh pada hari yang sama di seluruh dunia,” kata Syamsul.

Adapun parameter KHGT kata Syamsul, mengadopsi konsensus internasional yaitu Kongres Penyatuan Kalender Hijriah di Istanbul pada 2016.

Baca Juga : Polresta Deli Serdang Intensifkan Patroli Subuh jaga Kesucian Bulan Ramadan

Beberapa parameter utama KHGT adalah seluruh bumi sebagai satu matlak (zona waktu), ketinggian bulan minimal 5°, dan elongasi 8° sebelum pukul 00:00 UTC.

Harapannya dengan standar ini, KHGT dianggap lebih universal dibandingkan kalender berbasis lokal.