Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

MKD Minta Polisi Tindak Tegas 5 Tersangka Kasus Nopol dan KTA DPR Palsu

Politikus PAN ini menegaskan, akan terus memantau kasus pemalsuan nopol anggota DPR tersebut yang sedang diselidiki polisi

Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR Nazaruddin Dek Gam. (Foto: istimewa)
Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR Nazaruddin Dek Gam. (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA -  menyita 8 mobil dan 25 Kartu Tanda Anggota () DPR palsu saat mengusut kasus dugaan pemalsuan pelat khusus dan KTA. Dari kasus itu, 5 lima orang ditetapkan tersangka.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR Nazaruddin Dek Gam mengapresiasi kerja cepat merespon kasus tersebut dan meminta Polisi menindak kepada tersangka melakukan hal itu.

"Iya benar sudah 5 orang kasus tersebut dan Kami minta polisi bertindak tegas," ungkapnya kepada Nusantaraterkini.co, Senin (27/5/2024).

Politikus PAN ini menegaskan, akan terus memantau kasus pemalsuan anggota DPR tersebut yang sedang diselidiki polisi. Dek Gam menyatakan apabila dari kasus kini ada keterlibatan pihak lain sekalipun atau anggota DPR ikut di dalamnya, maka pihaknya akan memanggil orang tersebut.

"Tentunya MKD DPR akan terus melihat keterlibatan apakah ada pihak lain selain tersangka meskipun ada keterlibatan sekalipun apa kita panggil," tandasnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan penyidik telah mengamankan barang bukti terkait kasus tersebut. Kata dia, sebanyak 8 mobil dengan serta 25 kartu tanda anggota DPR RI.

"Dengan barang bukti 8 mobil dan pelat serta kartu tanda anggota DPR RI 25 buah," kata dia.

Beredar informasi, empat mobil mewah berplat DPR palsu itu merupakan milik oknum pengacara terkenal.

Diketahui, informasi tersebut beredar melalui akun instagram @sunankalijaga_sh yang mengungkapkan pengacara terkenal menggunakan pelat DPR.

"4 mobil mewah pengacara terkenal pakai pelat @dpr_ri. Apakah dia juga anggota DPR RI," tulis akun tersebut.

(cw1/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru