Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Mbah Benu, Sosok dari Kota Ponorogo yang Melaksanan Salat Idul Fitri Lebih Awal

Editor:  Akbar
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ilustrasi Salat Idul Fitri 1445 H yang dilaksanakan Jamaah Aolia (istockphoto.com)

Mbah Benu, Sosok dari Kota Ponorogo yang Melaksanan Salat Idul Fitri Lebih Awal

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Pada tahun-tahun belakangan ini, fenomena spiritual dan kepercayaan terhadap tokoh-tokoh mistis semakin memikat minat masyarakat. 

Salah satu sosok yang sedang menjadi sorotan adalah Mbah Benu, yang menjadi pusat perhatian bagi Jamaah Aolia.

Baca Juga : Jemaah Masjid Aolia Gunungkidul Gelar Shalat Tarawih Malam Ini, Mbah Benu : Ini Masalah Keyakinan

Siapakah sebenarnya Mbah Benu? Darimana asalnya? Dan apa yang membuatnya begitu menonjol di kalangan Jamaah Aolia?

1. Jamaah Aolia Aliran Apa

Sebelum kita membahas lebih lanjut tentang Mbah Benu, penting untuk memahami apa itu Jamaah Aolia. 

Baca Juga : DPR Tegaskan Reformasi Polri Mengikat, Kapolri Paparkan Arah Transformasi Digital dan Posisi Polri di Bawah Presiden

Jamaah Aolia adalah sebuah aliran kepercayaan yang mengakar di Jawa Timur, khususnya di daerah Ponorogo.

Mereka memiliki keyakinan yang kuat terhadap keberadaan dan kekuatan spiritual, serta menghormati tokoh-tokoh mistis sebagai pemimpin spiritual mereka.

2. Dari mana Asal Mbah Benu

Baca Juga : Pria Bersimbah Darah di Pemakaman Kristen Patumbak, Diduga Korban Penganiayaan

Mbah Benu, yang menjadi pusat perhatian Jamaah Aolia, konon berasal dari sebuah desa kecil di daerah Ponorogo, Jawa Timur. 

Meskipun informasi tentang latar belakangnya terbatas, namun kehadirannya telah menjadi sangat berpengaruh dalam komunitas Jamaah Aolia.

3. Mbah Benu Berasal dari Kota Mana

Baca Juga : DPR Dukung Proyek Gentengnisasi Prabowo, Ingatkan Akuntabilitas dan Dampak ke UMKM

Mbah Benu berasal dari Kota Ponorogo, yang dikenal sebagai salah satu pusat kegiatan spiritual di Jawa Timur. Kota ini dipercaya memiliki aura mistis yang kuat, dan banyak tokoh-tokoh spiritual bermunculan dari wilayah ini. Mbah Benu sendiri dikenal sebagai salah satu figur sentral dalam lingkaran spiritual Ponorogo.

4. Siapa Sosok Mbah Benu

Mbah Benu adalah seorang tokoh spiritual yang dipercaya memiliki kekuatan supranatural di kalangan Jamaah Aolia.

Baca Juga : Dijadwalkan Digusur Hari Ini, Pedagang Pasar Sambas Sampaikan Aspirasi

Meskipun terkadang terdengar misterius, banyak yang mengagumi dan menghormatinya karena kebijaksanaan dan keberhasilannya dalam membimbing komunitasnya. 

Ia sering kali dianggap sebagai sosok yang dapat memberikan petunjuk dan bimbingan rohani kepada mereka yang mencari.

Dalam perjalanan spiritualnya, Mbah Benu dikenal telah menginspirasi banyak orang dengan nasihat-nasihatnya yang bijak dan kehadiran spiritualnya yang menenangkan. 

Bagi Jamaah Aolia, keberadaannya memiliki arti yang mendalam dan memberikan mereka harapan serta kekuatan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Dengan demikian, Mbah Benu tidak hanya menjadi figur sentral bagi Jamaah Aolia, tetapi juga menjadi sumber inspirasi dan kekuatan spiritual bagi banyak orang yang mencari kedamaian dan petunjuk dalam perjalanan hidup mereka.

Jamaah Aolia Adakan Salat Idul Fitri 1445 H

Jamaah Islam Masjid Aolia di Padukuhan Panggang III, Kelurahan Giricahyo, Panggang, Gunungkidul mengadakan salat Idul Fitri 1445 H.

Pelaksanaan salat Idul Fitri yang dilakukan setahun sekali itu lebih awal ketimbang yang ditetapkan oleh pemerintah. Jamaah Aolia melaksanakan salat Idul Fitri 1445 H karena mengikuti perintah Imam Masjid Aolia, KH Ibnu Hajar Sholeh Pranolo, 82 atau yang akrab disapa dengan sebutan Mbah Benu.

“Hari ini semua (jamaah Aolia) sudah menggelar Salat Idul Fitri 1445 H. Tidak hanya di sini, tapi di mana-mana, terutama masjid-masjid Aolia,” kata Mbah Benu kepada wartawan dilansir dari Harian Jogja pada Jumat (5/4/2024).

Mbah Benu kepada wartawan mengaku tidak menghitung total jamaahnya. Namun, ia mengatakan Aolia tersebar baik di Indonesia maupun di luar negeri seperti Malaysia, India dan Inggris.

(Akb/nusantaraterkini.co)