Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Fenomena kecanduan pada video game, terutama di kalangan anak-anak, semakin menjadi perhatian di era digital saat ini.
Nusantaraterkini akan mengulas beberapa pertanyaan penting seputar dampak dan penanganan kecanduan game.
1. Mengapa Anak-anak Kecanduan Game Online
Anak-anak sering kali tergoda untuk bermain game online karena alasan-alasan seperti kecanggihan teknologi yang menarik, grafis yang memukau, serta interaksi sosial dengan teman-teman mereka di dalam game.
Baca Juga: Seorang Penyandang Disabilitas Lulus Seleksi Penerimaan Anggota Polri di Polda Sumut
Selain itu, penghargaan dan prestasi yang mereka dapatkan di dalam game juga menjadi faktor penarik yang membuat mereka terus kembali bermain.
2. Bagaimana Cara Mengatasi Anak yang Kecanduan Game
Langkah pertama dalam mengatasi kecanduan game pada anak adalah dengan meningkatkan kesadaran orang tua dan pendidik terhadap pola main anak-anak.
Pembatasan waktu bermain game, pemberian alternatif kegiatan yang menyenangkan di luar ruangan, serta mendidik anak tentang pentingnya keseimbangan antara kegiatan fisik dan digital adalah beberapa strategi yang dapat dilakukan.

3. Apa Ciri-ciri Kecanduan Game
Beberapa ciri-ciri kecanduan game pada anak antara lain peningkatan jumlah waktu yang dihabiskan untuk bermain game dengan intensitas yang tinggi, mengabaikan tugas sekolah atau tanggung jawab lainnya, perubahan perilaku seperti mudah marah atau sulit berkonsentrasi, serta menunjukkan ketidakmampuan untuk mengontrol keinginan untuk bermain game.
4. Apa Akibat Kecanduan Game
Kecanduan game dapat memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap kesejahteraan anak. Misalnya, berkurangnya waktu yang dihabiskan untuk tidur dan istirahat yang cukup, penurunan dalam prestasi akademis, isolasi sosial dari teman-teman di dunia nyata, serta masalah kesehatan mental seperti kecemasan dan depresi.
Baca Juga: Nikmati Ragam Kuliner di Pusat Perbelanjaan Modern Margo City
Dalam menghadapi fenomena kecanduan game pada anak-anak, penting untuk orang tua, pendidik, dan masyarakat secara keseluruhan berperan aktif dalam mendidik dan memberikan pengawasan yang tepat.
Keseimbangan antara kegiatan offline dan online serta pengawasan yang bijaksana terhadap waktu dan jenis game yang dimainkan oleh anak dapat membantu mengurangi risiko kecanduan game.
Dengan pemahaman yang baik tentang ciri-ciri dan dampak kecanduan game, kita dapat bersama-sama menciptakan lingkungan yang sehat dan positif bagi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak di era digital ini.
(Akb/nusantaraterkini.co)
