Nusantaraterkini.co, ISTANBUL-Drama luar biasa tersaji di tanah Turki saat Galatasaray berhasil membungkam Juventus dalam laga leg pertama playoff Liga Champions, Rabu dini hari (18/2/2026). Kemenangan telak dengan skor 5-2 ini menjadi pesan peringatan bagi klub-klub elite Eropa lainnya.
Menghadapi raksasa sekelas Juventus, anak asuh Okan Buruk tampil tanpa rasa takut dan mendominasi jalannya pertandingan sejak peluit pertama dibunyikan. Kemenangan ini dianggap sebagai salah satu pencapaian paling heroik bagi sepak bola Turki dalam beberapa dekade terakhir. Sang juru taktik, Okan Buruk, tidak ragu melabeli hasil ini sebagai momen legendaris.
Baca Juga : Rekap Play-Off Liga Champions: Galatasaray Hancurkan Juventus, Real Madrid dan PSG Amankan Kemenangan Tipis
"Ini adalah pertandingan yang tak terlupakan, baik untuk sejarah kami dan untuk sejarah sepak bola Turki," ujar Okan Buruk melalui situs resmi UEFA.
Baca Juga : Jose Mourinho Diskors 3 Laga Gegara Remas Hidung Pelatih Galatasaray
Noa Lang menjadi bintang lapangan dengan torehan dua golnya, sementara barisan pertahanan Juventus kian rapuh setelah dibobol oleh Gabriel Sara, Davinson Sanchez, dan Sacha Boey. Meski Juventus sempat mencoba bangkit melalui dua gol balasan dari Teun Koopmeiners, kartu merah yang diterima Juan Cabal pada menit ke-67 menjadi titik balik yang mematikan asa Si Nyonya Tua untuk mengejar ketertinggalan.
Okan Buruk mengapresiasi tinggi kolektivitas tim dan energi luar biasa yang diberikan oleh para suporter tuan rumah yang memenuhi stadion.
Baca Juga : Hasil Liga Champions: Madrid Menang dengan 10 Pemain, Juventus vs Dortmund Hujan 8 Gol
"Lawan kami klub yang sangat besar. Kami bertarung dengan sangat baik. Selamat untuk seluruh pemain kami. Saya juga berterima kasih kepada suporter kami yang luar biasa," sambung dia.
Keberhasilan melumat Juventus bukan tanpa alasan, Okan Buruk mengungkapkan bahwa timnya selalu memiliki tenaga tambahan ketika berstatus sebagai penantang tim besar. Baginya, tantangan terbesar justru adalah menjaga konsistensi saat mereka lebih diunggulkan dalam sebuah laga.
Baca Juga : Marseille Tersingkir dari Liga Champions, Roberto De Zerbi Terancam Dipecat
"Kami sangat termotivasi dan bermain lebih baik dalam pertandingan melawan klub-klub besar di Eropa. Itu benar sekali. Kami perlu bermain lebih baik lagi dalam beberapa pertandingan di mana kami menjadi favorit," tutur Okan menekankan evaluasi timnya.
Baca Juga : Hasil Liga Champions: Real Madrid Bantai Monaco 6-1, Mbappe Cetak Brace di Bernabeu
Dengan modal kemenangan tiga gol, Galatasaray kini menatap leg kedua di Stadion Allianz dengan kepercayaan diri tinggi. Pekan depan di Turin, raksasa Turki ini hanya perlu menjaga kedisiplinan agar tidak terjungkal dengan selisih gol besar guna memastikan langkah mereka menuju babak 16 besar tetap aman.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
