Nusantaraterkini.co, SAMOSIR - Objek wisata Makam Raja Sidabutar merupakan salah satu situs budaya berupa makam kuno dengan arsitektur ukiran yang unik.
Sampai sekarang menjadi salah satu tempat yang banyak dikunjungi wisatawan ketika ke Pulau Samosir.
Keluarga Sabam Sirait-Sondang Sidabutar yang merupakan orangtua dari Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Maruarar Sirait memberi perhatian terhadap objek wisata tersebut.
Baca Juga : Lakukan Uji Faktual, Validator UNESCO Global Geopark Kunjungi Situs-situs Geologi Kaldera Toba
Kini objek wisata Makam Raja Sidabutar sudah renovasi dan diresmikan langsung oleh Bupati Samosir Vandiko Gultom bersama Sondang Sidabutar, Shinta Maruarar Sirait serta Pembina Social Gracia Community Lina Nurdin Tampubolon berlangsung di Tomok, Kabupaten Samosir.
Renovasi dilakukan mulai dari pengecatan, bangku, bendera, daerah sakral, taman. Dan juga pembentukan tim untuk menjaga dan membersihkan taman.
Bupati Samosir Vandiko T. Gultom mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan keluarga besar Sabam Sirait-Sondang Sidabutar dan Menteri PKP bersama istri.
Baca Juga : Polres Samosir Gelar Gaktibplin Pengecekan HP Personel, 10 Anggota Terdeteksi terkait Situs Judi Online
"Perhatian bapak Maruarar dapat dilihat dengan kunjungan keluarga saat ini. Terima kasih atas perhatian opung Sondang yang selalu memberi perhatian nyata ke Samosir melalui renovasi salah satu situs leluhur Batak. Semoga opung Panjang umur dan sehat selalu. Kami sangat mengapresiasi yang sebesar-besarnya kepada orangtua kami atas kepedulian in," ungkapnya, Rabu (27/8/2025).
Sondang Sidabutar berharap renovasi makam Raja Sidabutar dapat menambah kunjungan wisata kelokasi tersebut. Seluruh pengurus makam diminta dapat bekerjasama dengan Pemkab. Samosir dalam menyambut para pengunjung dengan baik.
Ibunda dari Menteri PKP ini berpesan Generasi muda harus ingat dengan leluhur serta melestarikan budayanya.
Baca Juga : Makam kekaisaran Xixia Tiongkok Ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO
"Generasi muda harus ingat dengan budaya Batak, dengan ciri khasnya uning-uningan supaya tidak hilang. Saya senang berkunjung dan pulang ke Samosir," tuturnya.
Pembina Yayasan Social Gracia Community Lina Nurdin Tampubolon mengatakan acara peresmian juga sebagai tanda kasih untuk datang dan berbuat ke kampung halaman.
"Tempat ini bukan hanya situs tetapi pengingat bahwa ada leluhur yang patut dihormati, menanamkan nilai hormat dan cinta kepada generasi penerus. Keluarga besar Gracia merasa bersyukur dapat menyaksikan dan menjadi bagian kecil sejarah Raja Sidabutar yang dipertahankan keturunannya," tutupnya.
(Jas/Nusantaraterkini.co)
