KPU Catat Ada 1.113 TPS Gelar PSU, PSL dan PSS
Hasyim mengatakan sejauh ini pihaknya mencatat beberapa yang menjadi masalah sehingga harus dilakukan PSU, PSL dan PSS
KPU Catat Ada 1.113 TPS Gelar PSU, PSL dan PSS
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencatat sebanyak 1.113 tempat pemungutan suara (TPS) menggelar pemungutan suara ulang (PSU), pemungutan suara lanjutan (PSL) dan pemungutan suara susulan (PSS).
Hal ini disampaikan Ketua KPU Hasyim Asy'ari dalam konferensi pers di Gedung KPU, Jakarta, Selasa (27/2/2024).
"Sampai dengan hari ini daerah yang telah melaksanakan PSU, PSL dan PSS. Jumlah PSU ada pada 738 TPS, PSL 117 TPS, PSS 258 TPS. Jadi total TPS yang telah menyelenggarakan PSU, PSL dan PSS itu ada 1.113 TPS," ungkapnya.
Hasyim menyebut pelaksanaan PSU, PSL dan PSS ini tersebar di 38 provinsi, 299 kabupaten/kota, 430 kecamatan dan 560 desa/kelurahan. Sedangkan pelaksanaannya dimulai sejak 15-27 Februari 2024.
Dia menjelaskan bahwa PSU tetap digelar meski aturan hanya membatasi sampai 10 hari atau pada 24 Februari. Hal ini dikarenakan rekomendasi PSU kerap terjadi pada H-1 sehingga membutuhkan sejumlah persiapan seperti menyebarkan undangan kepada pemilih dan menyiapkan surat suara kembali.
"PSU ini sebagian besar itu berdasarkan rekomendasi dari Panwas dan Bawaslu dan yang memutuskan KPU setempat," ujarnya.
Hasyim mengatakan sejauh ini pihaknya mencatat beberapa yang menjadi masalah sehingga harus dilakukan PSU, PSL dan PSS. Selain karena bencana alam, juga karena adanya kerusuhan hingga distribusi logistik datang terlambat.
"Kemudian ada PSS yaitu belum terlaksana kemudian disusulkan di hari berikutnya. Kalau PSU itu pada dasarnya sudah digelar tapi kemudian ada beberapa problem misalkan ada pemilih yang tidak berhak lalu menggunakan hak pilihnya di situ," pungkasnya.
(HAM/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KRIMINALSidang Kasus Waterfront City Samosir, Ahli Uraikan Aturan PHO hingga Peran Pokja dan PPK
hendra·2 menit yang lalu -
SUMUTOknum Kadus di Hamparan Perak Diduga Potong Bansos Beras
Herman Saleh Harahap·7 menit yang lalu -
SUMUTPj Sekdaprov Sumut Minta Pemda Dongkrak Produk Lokal, UMK dan Koperasi
Herman Saleh Harahap·33 menit yang lalu -
NEWSKPK Dalami Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI Akbar Himawan Buchari dalam Kasus DJKA Medan
hendra·56 menit yang lalu -
-
NASIONALKemnaker Periksa Sembilan Perusahaan di Kendal dan Batang
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
SUMUTKasus TPPO Madagaskar Jadi yang Pertama Ditangani BP3MI Sumut, 13 WNI Berupaya Dipulangkan
hendra·1 jam yang lalu -
E-SportTekuk Mongolia 2-0, Timnas MLBB Indonesia Melaju ke Final Asian Games 2026
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
KRIMINALKasus Penipuan Rp8,8 Miliar, Polisi Geledah Toko Emas di Denpasar, Temukan Fasilitas Peleburan Emas dan Dokumen
hendra·2 jam yang lalu -
NEWSRemaja Tewas Tertembak saat Tawuran, Propam Polda Sulsel Periksa 11 Polisi
hendra·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan