Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Komunitas internasional mengapresiasi Indonesia atas upaya restorasi hutan di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, di acara paluncuran Peta Jalan Non Emisi Nusantara RLDC di COP28 yang berlangsung di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), Minggu (3/12/2023).
Acara tersebut dihadiri langsung Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Bambang Susantono. Dia mengatakan upaya restorasi hutan yang tengah dilakukan Indonesia di wilayah IKN mendapat apresiasi dari komunitas internasional.
"Memang 65 persen dari luasan IKN Nusantara ini akan berupa hutan. Jadi hutan-hutan produksi sekarang yang monokultur akan kita hutankan kembali menjadi hutan tropis dan ini penting dan diapresiasi oleh banyak komunitas internasional bahwa Indonesia akan mencoba mengreverse yang semula deforestasi menjadi reforestasi," kata Bambang seperti dikutip dari Antara.com, Senin (4/12/2023).
Baca Juga : Puan Maharani: DPR akan Tinjau Permintaan Basuki untuk Bandara VIP Jadi Bandara Umum
OIKN memfokuskan reforestasi sebagai upaya mengurangi emisi gas rumah kaca nasional. Langkah itu sudah tertuang dalam Nusantara Regionally and Locally Determined Contribution (RLDC).
Sebagai langkah menekan deforestasi dengan melindungi 59.000 hektare hutan asli dan mengrove yang masih tersisa. Kemudian meningkatkan stok karbon dengan pemulihan lebih dari 83.000 hak hutan industri, lahan gundul dan lokasi penambangan batu bara.
Pemerintah telah menyiapkan persemaian Mentawir berada di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur yang bisa menghasilkan 15-20 juta pohon per tahun. Hal ini untuk mendukung upaya penghijauan kembali dan mengembalikan biodiversitas hutan di kawasan IKN.
Baca Juga : Komisi II Minta OIKN dan Kementerian PU Sinergi Bangun Proyek IKN
"Itu semua akan dimasukkan dalam program-program reforestasi kita dan ini dilakukan segera dan bahkan Insya Allah dalam waktu dekat nanti bapak presiden akan memimpin gerakan-gerakan yang sifatnya hijau di IKN Nusantara di dalam ground breaking ke depan," sebut Bambang.
Direktur Jenderal Departemen Asia Tenggara Bank Pembangunan Asia (ADB) Winfried Wicklein mengaku senang dapat mendukung OIKN dalam mencapai target pengurangan emisi di tingkat regional.
"Kami berpendapat peran pemerintah sub-nasional, sebuah kota secara khusus, sangat penting untuk digarisbawahi guna mencapai komunitas yang memiliki resiliensi," kata Winfried.
Baca Juga : Luhut Pastikan Tak Ada Masalah dengan IKN: Yang Masalah Pimpinannya
Sumber: Antara.com
(HAM/nusantaraterkini.co).
