Nusantaraterkini.co, KEDIRI-Stadion Brawijaya menjadi saksi bisu pertarungan penuh drama dalam lanjutan kompetisi sepak bola Indonesia saat tuan rumah Persik Kediri menjamu PSIM Yogyakarta, Jumat (13/2/2026). Pertandingan yang dipimpin oleh wasit Dapaherang G ini menyajikan tontonan yang sangat menghibur bagi 20.000 penonton yang memadati tribun.
Kedua tim menunjukkan permainan terbuka sejak menit awal, menghasilkan alur pertandingan yang sangat dinamis dengan intensitas tinggi yang terjaga hingga peluit panjang dibunyikan dengan skor akhir sama kuat 2-2. Pertandingan dimulai dengan tempo sedang, namun tensi meningkat dengan cepat saat Sanjaya R dari Persik Kediri menerima kartu kuning pertama pada menit ke-12.
Baca Juga : Persik Kediri Tundukkan Bali United dalam Duel Sengit di Brawijaya
Memasuki pertengahan babak pertama, PSIM Yogyakarta mulai memberikan perlawanan fisik yang berujung pada kartu kuning untuk van den Avert J di menit ke-25 dan Abiyoso R di menit ke-29. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-31 ketika Toral J berhasil memanfaatkan asis dari Gomez E. untuk membawa Persik Kediri unggul 1-0.
Baca Juga : Malut United Tampil Perkasa, Gilas Persik Kediri 4-0 di Gelora Kie Raha
Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama; PSIM Yogyakarta langsung merespons dengan serangan balik cepat yang diselesaikan dengan apik oleh Vidal E pada menit ke-37 setelah menerima umpan dari Supriadi C. Menjelang turun minum, Garcia I menambah daftar pemain yang mendapatkan peringatan wasit, menutup babak pertama dengan skor imbang 1-1.
Memasuki babak kedua, Persik Kediri kembali mengambil inisiatif serangan untuk kembali memimpin. Upaya keras Macan Putih membuahkan hasil pada menit ke-57 melalui eksekusi penalti dingin dari Walian E, yang mengubah skor menjadi 2-1. Namun, PSIM Yogyakarta sekali lagi menunjukkan mentalitas baja mereka.
Baca Juga : Tekuk PSIM Yogyakarta 2-1, Borneo FC Raih Poin Penuh di Kandang
Hanya berselang lima menit, tepatnya pada menit ke-62, Vidal E kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus mencetak brace setelah memaksimalkan umpan dari Cahyana R. Gol penyama kedudukan ini mengubah alur permainan menjadi semakin agresif, di mana kedua tim melakukan serangkaian pergantian pemain untuk menyegarkan lini serang dan pertahanan mereka.
Baca Juga : Dominasi Bajul Ijo, Persebaya Pesta Gol di Kandang PSIM Yogyakarta
Sisa waktu pertandingan diwarnai dengan disiplin tinggi di lini belakang kedua tim. Meski Persik Kediri mendominasi penguasaan bola sebesar 52% dan melepaskan total 12 tembakan, pertahanan PSIM Yogyakarta tetap kokoh berdiri. Ketegangan memuncak di masa injury time ketika Yamadera Y menerima kartu kuning pada menit ke-90+5.
Secara statistik, Persik memang tampil lebih mengancam dengan 4 tembakan ke arah gawang dibandingkan dengan 2 milik tim tamu, namun efektivitas penyelesaian akhir Vidal E menjadi kunci bagi Laskar Mataram untuk mencuri poin dari Kediri. Hasil imbang 2-2 ini mencerminkan betapa seimbangnya kekuatan kedua tim di lapangan hijau.
Baca Juga : Persik Kediri Amankan Poin Penuh di Stadion Brawijaya Usai Taklukkan Persis Solo
(Emn/Nusantaraterkini.co)
