Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Komisi IX Desak Evaluasi MBG Selama Libur Sekolah karena Dinilai Tak Efektif

Wakil Ketua Komisi IX DPR Yahya Zaini meminta program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan saat libur sekolah. Ia merasa program MBG tak efektif bila

Yahya Zaini (Foto:istimewa)
Yahya Zaini (Foto:istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - meminta () . Ia merasa bila .

“Seharusnya di masa liburan sekolah, diliburkan juga karena tidak efektif untuk menjangkau siswa,” kata , Kamis (25/12/2025).

Yahya mengatakan menu yang disajikan dalam bentuk makanan ringan dinilai mengurangi nilai gizi. Menurutnya hal itu sudah dipantau oleh Komisi IX DPR RI dalam kunjungan ke Kota Tangerang.

“Pertama, menu yang disajikan bukanlah menu yang dimasak, melainkan makanan siap saja. Hal ini terbukti waktu kunjungan Komisi IX ke Kota Tangerang di saat libur sekolah. Menu yang disajikan oleh SPPG adalah makanan berupa roti, pisang dan susu sehingga mengurangi standar gizi,” ujar Yahya Zaini.

Ia menilai opsi makanan mesti diambil ke sekolah memberatkan orang tua. Ia menyebut harus ada uang transportasi yang dikeluarkan orang tua padahal siswa tengah libur.

“Kedua, kalau makanan diantar ke sekolah sementara siswa lagi libur akan memberatkan orang tua karena harus memberikan uang transport kepada anaknya hanya untuk mengambil makanan,” kata dia.

Ia juga menyoroti opsi MBG bakal dikirim ke rumah siswa. Dengan begitu, anggaran untuk transportasi mesti disediakan dan berpotensi terjadi pemborosan.

“Ketiga, kalau makanan diantar ke rumah masing-masing akan menambah biaya transportasi dan lebih rumit karena rumah siswa tersebar secara meluas. Kemudian biaya transportasi menjadi beban siapa? Tidak mungkin dibebankan kepada SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) karena jumlahnya cukup besar,” ujar Yahya.

“Kalau dibebankan kepada BGN ini menjadi pemborosan. Jadi kebijakan BGN yang tetap membagi makanan di saat libur sekolah sebaiknya dievaluasi, karena membebani orang tua, SPPG dan BGN sendiri,” sambungnya.

Kendati demikian, Yahya mendukung program MBG ini tetap berjalan untuk ibu hamil, menyusui dan balita. “Kalau MBG untuk ibu hamil, ibu menyusui dan balita boleh tetap dijalankan karena selama ini diantar ke rumah masing-masing,” katanya.

Diketahui, BGN menyiapkan sejumlah alternatif bagi siswa dalam penyaluran MBG di masa libur. Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengatakan program MBG untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita akan berjalan sebagaimana mestinya.

“Untuk ibu hamil, ibu menyusui dan anak balita seperti biasa. Untuk Anak sekolah, masing-masing SPPG perlu melakukan inventarisasi berapa banyak dan berapa sering anak-anak bersedia ke sekolah,” kata Dadan. 

(cw1/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru