Komisi III DPR Apresiasi Polri Ungkap Laboratorium Narkoba Berkedok Vape di Bali
Komisi III DPR pun berharap penindakan terhadap jaringan narkoba digencarkan secara masif
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Komisi III DPR mengapresiasi Polri yang membongkar laboratorium narkoba berkedok vape di villa kawasan Uluwatu, Bali.
Komisi III DPR pun berharap penindakan terhadap jaringan narkoba digencarkan secara masif.
"Salut buat tim Bareskrim yang sudah menangkap jaringan-jaringan narkoba di manapun berada di Republik Indonesia ini dan jangan pernah berhenti memburu mereka mereka yang akan merusak generasi ke depan," kata Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni, Rabu (20/11/2024).
Menurut Sahroni, kepiawaian anggota narkoba Polri yang membongkar narkoba berkedok vape ini patut diacungi jempol. Tim Dittipidnarkoba Bareskrim Polri dinilai jeli dalam melakukan penyelidikan terhadap jaringan-jaringan narkoba dengan segala macam kedoknya.
"Ini kepiawaian Ditnarkoba Bareskrim Polri yang luar biasa bisa menangkap mereka dengan cara yang lihai yaitu dengan cara memakai vape, ini bentuk kehebatan tim Diitipidnarkoba Bareskrim Polri," ungkapnya.
Pemberantasan narkoba harus terus digencarkan untuk memutus sel jaringan. Pengungkapan narkoba diharapkan sampai ke hulunya.
"Harus masif agar semua jaringan diberantas, berantas jaringannya pasti ketemu bandarnya," ujarnya.
Sebelumnya, Bareskrim Polri membongkar pabrik narkoba dengan modus disamarkan dalam bentuk cairan untuk vape di Uluwatu, Bali. Sebanyak 4 orang diamankan dari kasus ini. Berikut fakta-faktanya.
Kabareskrim Polri Komjen Wahyu Widada menyebut penindakan kasus narkoba ini menindaklanjuti Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, dan Desk Pemberantasan Narkoba yang dibentuk Menko Polkam. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga menginstruksikan jajarannya terus berperang dan menuntaskan penanganan masalah narkoba dari hulu sampai hilir.
Bareskrim Polri mengungkap adanya laboratorium narkoba di Uluwatu, Bali. Pengungkapan itu merupakan operasi gabungan Bareskrim Polri dengan Bea-Cukai.
Pengungkapan itu diawali dari clandestine lab di Yogyakarta. Dalam pengungkapan itu, 25 kilogram narkoba jenis hashish disita.
"Diketahui bahwa barang bukti jenis hashish sebanyak 25 kilogram tersebut diproduksi di daerah Bali," ujar Wahyu.
(cw1/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SUMSELAngin Berubah Arah, Kabut Asap Karhutla di Palembang Mulai Berkurang
Rozie Winata·24 menit yang lalu -
POLITIKKunker ke Papua, Yorrys Dorong Percepatan RUU Pelindungan Masyarakat Adat
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
POLITIKHendri Satrio Sentil Gibran: Perjalanan Politik Anda Berbeda dengan Jokowi!
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
EKONOMIAturan Saham Rp1 Berlaku, IHSG Melemah 1,51%, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
hendra·1 jam yang lalu -
INTERNASIONALAleksandar Vucic Mundur dari Presiden Serbia, Siap Maju Jadi PM
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
PENDIDIKANKapolri: Ruang Digital Butuh Pemuda yang Bijak dan Produktif
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
INTERNASIONALHari Raya Yahudi Diwarnai Serbuan ke Al-Aqsa, Palestina Serukan Tindakan Internasional
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
SEPAKBOLAKlasemen Piala ASEAN FIFA: Indonesia Tempati Posisi Kedua
Herman Saleh Harahap·10 jam yang lalu -
NEWSDirjen PAS Ungkap 13 Rumah Dinas di Lapas Cibinong Tak Tercatat sebagai Aset Negara
hendra·10 jam yang lalu -
KESEHATANRico Waas: Dukungan Suami Kunci Lahirkan Generasi Unggul
Herman Saleh Harahap·10 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan