Komisi II DPR Ajak Masyarakat Berpartisipasi Aktif Sambut Pilkada Serentak
Guspardi mengimbau jadilah pemilih cerdas dan hebat yang berdaulat tanpa intervensi politik oleh siapa pun dan dalam bentuk apa pun
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus mengajak masyarakat mendukung dan ikut berpartisipasi aktif dalam mendukung suksesnya pelaksanaan Pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada 27 November 2024.
"Komisi II DPR RI secara intensif bekerja sama dengan KPU menyelenggarakan sosialisasi tentang pendidikan pemilih pilkada serentak 2024 yang dimaksudkan untuk menyebarkan informasi terkait dengan pilkada serentak secara lebih luas kepada masyarakat," katanya, Senin (29/7/2024).
Menurutnya, sosialisasi pendidikan pemilih bagi masyarakat yang mempunyai hak pilih dimaksudkan agar publik dapat mengetahui informasi tentang kepemiluan dan tumbuh kembangnya kesadaran masyarakat untuk aktif dalam pemilu kepala daerah (Pilkada). Kemudian mesti adanya upaya masyarakat untuk terlibat dalam setiap tahapan pemilu kepala daerah (pilkada).
Lebih lanjut Guspardi mengatakan, sebelum pemungutan suara dilaksanakan, masyarakat yang punya hak pilih harus memastikan terdaftar sebagai pemilih dan paham hak dan kewajiban nya serta mengetahui kapan pemungutan suara dilaksanakan.
Kemudian masyarakat sebagai pemilih harus tahu siapa saja calon dalam pilkada dengan melihat rekam jejak calon yang berkontestasi dalam pilkada.
Dia pun mengajak masyarakat agar jangan terpengaruh dengan iming-iming sejumlah uang untuk memilih seseorang. Pemilih yang cerdas tidak akan pernah tergoda menerima tawaran pemberian sejumlah uang. Sehingga akhirnya masyarakat bisa menolak politik uang dan memilih berdasarkan hati nurani.
"Semangat ini hendaknya terus digelorakan di tengah-tengah masyarakat. Karena politik uang akan merusak dan merupakan bentuk pelecehan terhadap masyarakat sebagai pemilih serta pengkhianatan terhadap demokrasi,” tegasnya.
Oleh karena itu, Guspardi mengimbau jadilah pemilih cerdas dan hebat yang berdaulat tanpa intervensi politik oleh siapa pun dan dalam bentuk apa pun.
"Jaga independensi pilihan politik masyarakat untuk memilih kandidat kepala daerah yang benar-benar terbaik dan kompeten sebagai calon pemimpin yang akan memimpin suatu daerah," pungkas anggota Baleg DPR RI tersebut.
(cw1/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
-
-
NEWSVideo WBP Diduga Pesta Sabu Viral, Lapas Tebingtinggi Dirazia: Tim Gabungan Temukan Sajam Hingga Handphone
hendra·8 jam yang lalu -
SUMSELMenko Pangan Tinjau Pembakaran Perdana PSEL Palembang, Sampah Keramasan Mulai Diolah Jadi Listrik
hendra·8 jam yang lalu -
-
NASIONALTrump dan Xi Redakan Ketegangan, Dunia Menatap Babak Baru Hubungan AS-Tiongkok
hendra·9 jam yang lalu -
NEWSSurat Advokat Jadi Objek Perkara Pidana, Hasrul Benny: Ini Kriminalisasi Produk Advokat
hendra·10 jam yang lalu -
KRIMINALPolisi Gagalkan Pengiriman 296 Cartridge Etomidate dari Malaysia ke Medan, Nilainya Rp888 Juta
hendra·11 jam yang lalu -
INTERNASIONALKlaster Mewah Lapas Cibinong Diusut, Menteri Imipas Siapkan Sanksi hingga Pencopotan
hendra·11 jam yang lalu -
KRIMINALBea Cukai Gagalkan Peredaran 2,3 Juta Batang Rokok Ilegal di Kutai Kartanegara
hendra·12 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan