Nusantaraterkini.co, KALTIM - Satu set trainset Autonomous Rail Transit (ART) atau rangkaian kereta tanpa rel akan beroperasi di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 17 Agustus 2024 nanti.
Rangkaian kereta tanpa rel (CRRC Zuzhou) yang akan beroperasi saat Upacara HUT Kemerdekaan RI ini telah tiba di Balikpapan pada 26 Juli 2024.
Baca Juga : Keistimewaan Kereta Tanpa Rel di IKN, Beroperasi Saat HUT Kemerdekaan 17 Agustus
Rencananya, pada Rabu (31/7/2024) hari ini, Trem Otonom CRRC Qingdao Sifang tiba di Pelabuhan Semayang, Balikpapan.
Baca Juga : Keistimewaan Kereta Tanpa Rel di IKN, Beroperasi Saat HUT Kemerdekaan 17 Agustus
“Trem otonom ini dijadwalkan akan masuk ke IKN pada 1 Agustus 2024. Ini dilakukan setelah proses percepatan kepabeanan selesai,” ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dalam keterangan resmi yang diterima NusantaraTerkini.co.
Menhub menjelaskan, setelah sampai di IKN pada awal Agustus, trem otonom akan diujicoba secara internal, lalu dilanjutkan dengan uji coba bersama Presiden Joko Widodo pada 5 Agustus 2024. Kemudian, rencana pelaksanaan showcase alias unjuk kerja akan dilaksanakan pada Oktober hingga Desember 2024.
Baca Juga : Wali Kota Parepare Studi Tiru ke Balikpapan, Fokus UMKM, PAD dan Strategi Penyangga IKN
“Saya berharap semua proses ini dapat berjalan sesuai rencana. Dengan begitu, trem otonom sudah bisa beroperasi di IKN pada Hari Kemerdekaan 17 Agustus nanti, sesuai arahan Presiden,” terangnya.
Baca Juga : Presiden Prabowo Tinjau IKN, Pusat Pemerintahan Ditargetkan Rampung 2028
Menhub juga menyampaikan, operasional trem otonom di IKN tahap awal akan berfungsi sebagai kendaraan pengumpan (feeder) bagi peserta upacara Hari Kemerdekaan RI.
Moda transportasi ini akan beroperasi di Jalan Sumbu Kebangsaan Barat dan Jalan Sumbu Kebangsaan Timur IKN dengan kecepatan jelajah 40 km/jam.
Baca Juga : Otorita IKN Gandeng Intelijen Kejagung Awasi Pembangunan Proyek Strategis
“Semoga trem otonom ini bisa menjadi salah satu ikon transportasi cerdas di kawasan IKN. Diharapkan pula, semoga trem otonom dapat diaplikasikan di kota-kota lain di Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Makassar, hingga Medan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Menhub menuturkan bahwa satu trainset trem otonom yang akan beroperasi di IKN memiliki tiga gerbong (cars) berkapasitas maksimal 302 penumpang. Trem otonom ini akan beroperasi searah jarum jam, dengan headway sekitar 5 menit.
Sebagai informasi, trem otonom atau ART merupakan lompatan penggunaan teknologi baru dalam dunia transportasi di Indonesia, yakni kereta tanpa rel.
Trem otonom dioperasikan menggunakan baterai yang disubstitusikan dengan marka jalan dan magnet, sehingga kendaraan ini ampuh untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan pemakaian energi.
(Cw5/Nusantaraterkini.co)
