Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Otorita IKN Gandeng Intelijen Kejagung Awasi Pembangunan Proyek Strategis

Editor:  hendra
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Gedung IKN. (Foto: istimewa)

nusantaraterkini.co, JAKARTA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menjalin kerja sama dengan Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung (Kejagung) RI untuk memperkuat pengamanan pembangunan di Kawasan Sepaku, termasuk area olahraga dan ruang terbuka hijau.

Kolaborasi ini ditandai dengan rapat pendahuluan (entry meeting) serta penandatanganan pakta integritas, sebagai bentuk komitmen menjaga integritas dan transparansi dalam pelaksanaan proyek strategis di IKN.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyampaikan bahwa sinergi antarlembaga sangat penting demi memastikan proyek berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran.

Baca Juga : Presiden Prabowo Tinjau IKN, Pusat Pemerintahan Ditargetkan Rampung 2028

“Pembangunan IKN dibiayai dari APBN, skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU), serta investasi swasta. Semua prosesnya harus bebas dari penyimpangan agar manfaatnya maksimal bagi masyarakat,” ujar Basuki, Sabtu (9/8/2025).

Ia menambahkan, proyek strategis di IKN tidak hanya membangun infrastruktur kota, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga. Karena itu, pengamanan dan pengawalan intelijen menjadi kunci untuk meminimalkan risiko yang dapat merugikan pembangunan.

Dalam acara tersebut, Pejabat Penandatangan Kontrak XVII-2025 Satuan Kerja Otorita IKN, Roni Rosaji, dan Direktur PT PP URBAN, Fuad Prabowo, menandatangani pakta integritas. Penandatanganan ini disaksikan oleh Kepala Otorita IKN dan Direktur IV Jamintel Kejagung, berdasarkan Surat Perintah Pengamanan Pembangunan Strategis Nomor SP.PPS-59/D/Dpp.4/05/2025 tertanggal 23 Mei 2025.

Baca Juga : Anggota Komisi II Toha Dukung Syarat Prabowo soal Pemindahan ke IKN

Direktur IV Jamintel Kejagung, Setiawan Budi Cahyono, menegaskan bahwa keterbukaan informasi adalah bagian dari strategi mitigasi risiko.

“Dengan pemetaan potensi ancaman yang tepat, kita bisa merespons secara cepat dan efektif, sehingga proyek dapat diselesaikan sesuai target dan kualitas yang diharapkan,” ungkapnya.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Baca Juga : Wali Kota Parepare Studi Tiru ke Balikpapan, Fokus UMKM, PAD dan Strategi Penyangga IKN