Kepala Staf Kepresidenan: Ulta Levenia Nababan bukan Lagi Bagian dari KSP
Kepala Staf Kepresidenan: Ulta Levenia Nababan bukan Lagi Bagian dari KSP
Nusantaraterkini.co, JAKARTA — Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, menegaskan bahwa Ulta Levenia Nababan sudah tidak lagi menjabat sebagai Tenaga Ahli Utama di Kantor Staf Presiden (KSP).
Penegasan ini disampaikan menyusul sorotan publik atas pernyataan yang bersangkutan mengenai dugaan keterkaitan sejumlah fenomena alam dengan pihak tertentu, termasuk proyek High-frequency Active Auroral Research Program (HAARP).
"Ulta sudah bukan di KSP lagi. Dulu dia di staf KSP sebagai tenaga ahli utama, tetapi sekarang sudah tidak. Dia sekarang salah satu deputi di Bakom," ujar Jenderal (Purn) Dudung, Jumat (11/9/2026).
Dudung Abdurachman menyampaikan, sesuai dengan bidang keilmuan dan kajian para ahli, fenomena alam yang terjadi belakangan ini merupakan bagian dari dinamika alam yang wajar dan telah dipelajari serta dipantau perkembangannya.
"Kalau masalah bencana alam, kalau menurut saya itu dinamika alam lah ya, dan para ahli juga sudah mempelajari, kemudian melihat perkembangan saat ini. Tentunya, saya punya keyakinan bahwa ini kan kehendak Yang Kuasa, artinya memang dinamika alam sudah seperti ini," kata mantan Panglima TNI ini.
Ia juga menegaskan tidak ada indikasi keterlibatan pihak luar dalam rangkaian fenomena alam tersebut.
"Menurut saya, tidak dikaitkan dengan apalagi kepentingan dengan pihak luar dan sebagainya," tegas Jenderal (Purn) Dudung.
Lebih lanjut, ia memastikan bahwa pernyataan yang disampaikan Ulta beberapa waktu lalu tidak lagi mewakili sikap maupun posisi resmi KSP, mengingat status kepegawaian yang bersangkutan telah berubah.
"Jadi, bukan anggota saya lagi itu," pungkasnya.
(LS/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KRIMINALCekcok Biaya Anak Berujung Maut, Istri di OKI Tusuk Suami PNS hingga Tewas
Rozie Winata·26 menit yang lalu -
SUMSELBPBD Sumsel Kerahkan Helikopter Water Bombing Padamkan Karhutla Puluhan Hektare di OKI dan Muara Enim
Rozie Winata·37 menit yang lalu -
NEWS VIDEOHotel di Bali Berguguran, DPR Soroti Tiket Mahal hingga Infrastruktur
Fadli Tara·37 menit yang lalu -
KRIMINALBawa 480 Gram Sabu dari Medan ke Aceh, Penumpang Travel Ditangkap
Rozie Winata·45 menit yang lalu -
KRIMINALKasus Penganiayaan Tokoh Pers oleh Oknum Polisi Masih Berlanjut di Polres Padangsidimpuan
Rozie Winata·58 menit yang lalu -
ENTERTAIMENTKartika Ong Perjalanan Hidup Dibalut jadi Lirik Lagu, Aku Bukan Yang Hilang
Akbar·1 jam yang lalu -
KOTA MEDANStrategi Pemko Medan Optimalkan PAD dan Infrastruktur dalam R-APBD Perubahan 2026
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
EKONOMIPemprov Sumut dan AS Jajaki Peluang Investasi Strategis untuk Dongkrak Perekonomian Daerah
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NASIONALDPD Dorong Menag Perkuat Toleransi dan Desak Penyelesaian Konflik Rumah Ibadah
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
Semua berita sudah ditampilkan