Kemdikbud Luncurkan Peta Jalan Sanitasi Sekolah 2024-2030, Soroti Kebersihan dan Kehadiran Toilet Sekolah
Sebanyak 3,1 juta siswa di Indonesia tidak memiliki sumber air bersih di sekolah, 8,9 juta anak Indonesia tidak miliki sarana sanitasi yang layak
Nusantaraterkini.co - Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemendikbudristek Iwan Syahril mengatakan, saat ini sebanyak 3,1 juta siswa di Indonesia tidak memiliki sumber air bersih di sekolah.
Iwan juga menyampaikan bahwa 8,9 juta anak Indonesia masih belum memiliki akses terhadap sarana sanitasi yang layak. Hanya tiga dari empat satuan pendidikan di semua tingkatan yang memiliki fasilitas cuci tangan dengan air mengalir dan sabun.
Iwan menyebutkan berdasarkan beberapa penelitian yang dilakukan di tingkat global, ketersediaan fasilitas sanitasi yang memadai di sekolah memberikan dampak yang signifikan terhadap indikator kesehatan, pendidikan, kesetaraan gender, dan ekonomi.
"Kegiatan sederhana seperti cuci tangan dengan sabun secara rutin dapat menurunkan risiko penyakit diare hingga 47%. Peserta didik yang sehat dapat terhindar dari penyakit diare, sehingga dapat meningkatkan akses terhadap pendidikan," ungkap Iwan dalam Peluncuran Peta Jalan Sanitasi Sekolah 2024-2030 dikutip dari YouTube Direktorat SMP pada Selasa, (27/2/2024), dilansir dari detikcom.
"Pembiasaan cuci tangan pakai sabun secara rutin juga dapat menurunkan angka ketidakhadiran peserta didik secara signifikan sampai 50%," tambahnya.
Iwan merinci akses terhadap kebersihan sekolah terdiri dari pemenuhan akses air bersih, layak, dan cukup; akses terhadap fasilitas sanitasi dasar berupa toilet terpisah dalam kondisi baik dan layak pakai; serta fasilitas cuci tangan yang dilengkapi sabun dan air mengalir.
"Kami berharap dengan adanya dokumen nusantaraterkini.co/tag/peta-jalan-sanitasi-sekolah" class="article-tag-link" rel="tag">Peta Jalan Sanitasi Sekolah ini, maka seluruh pemangku kebijakan dapat terlibat dalam Perencanaan Berbasis Data menuju pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan tahun 2030 terkait dengan akses sanitasi sekolah," ucap Iwan.
Chief of WASH, United Nations Children's Fund (UNICEF) Indonesia, Kannan Nadar menuturkan, fasilitas kebersihan sekolah yang komprehensif dan berketahanan iklim serta inklusi, berdampak besar terhadap kesehatan dan kesejahteraan anak-anak secara keseluruhan, serta menjamin martabat, keselamatan, dan kesehatan mereka.
"Pada gilirannya meningkatkan kehadiran dan prestasi di sekolah," kata Kannan.
Menurutnya, hal ini turut memotivasi anak-anak untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan menjadi agen perubahan bagi teman sebayanya, keluarga, dan masyarakat pada umumnya.
Lingkungan sekolah yang sehat diyakini akan menumbuhkan budaya belajar, sikap saling menghormati, dan kerjasama yang positif, serta anak-anak dapat berperan penting dalam menjalankan kemajuan Indonesia di masa depan.
(Ann/Nusantaraterkini.co)
Sumber: Detikcom
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWSArizal Azis Desak Pejabat Lapas Cibinong Dicopot: Soroti Jual Beli Kamar
hendra·9 menit yang lalu -
KRIMINALSidang Korupsi Proyek DEK Padangsidimpuan, Hakim Dalami Dugaan Fee 25 Persen
hendra·33 menit yang lalu -
SUMSELHeboh di Medsos, Penampakan Satwa Diduga Beruang Hitam Gegerkan Warga Sungai Rambang Muara Enim
hendra·52 menit yang lalu -
NEWSFrederik Kalalembang Sentil Dirjen Pas soal Lapas Mewah: Kejadian Luar Biasa Kok Utus Staf?
hendra·1 jam yang lalu -
-
NEWSMahasiswa Poltekpel Aceh Meninggal Saat Ospek, Keluarga Soroti Lebam di Tubuh
hendra·2 jam yang lalu -
NEWS VIDEOPolda Sumsel Musnahkan Ribuan Gram Sabu dan Ekstasi Hasil Tangkapan September 2026
Fadli Tara·3 jam yang lalu -
SUMSELPolda Sumsel Siap Dukung Keterbukaan Informasi SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara
hendra·3 jam yang lalu -
KRIMINALSidang Kredit Macet BRI Titi Papan, Hakim Pertanyakan Validitas Usaha Para Nasabah
hendra·3 jam yang lalu -
KRIMINALTarget Operasi Sikat I Musi 2026, Polsek Rambang Bekuk Pembobol Rumah di Muara Enim
Rozie Winata·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan