Karhutla Makin Meluas, DPR Desak Pemerintah: Cegah Dulu, Baru Padamkan
Karhutla meluas di sejumlah wilayah, DPR mendesak pemerintah memperkuat pencegahan, deteksi dini, dan respons cepat sebelum api membesar.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Anggota Komisi IV DPR, Firman Soebagyo meminta pemerintah mengubah strategi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari pemadaman setelah kejadian menjadi pencegahan sejak dini.
Firman menyampaikan hal itu merespons meluasnya titik api di sejumlah wilayah di tengah cuaca ekstrem.
"Prinsip utama itu cegah duluan, baru padamkan. Jangan kebalik. Kalau sudah telanjur besar, biayanya mahal, asapnya ke mana-mana, rakyat yang rugi," tegas Firman, Kamis (3/9/2026).
Menurut Firman, pemerintah dapat belajar dari China yang menerapkan tiga strategi dalam menghadapi karhutla, yakni pencegahan, deteksi cepat, dan respons bersama.
Pencegahan dilakukan dengan memperketat larangan pembukaan lahan menggunakan api serta meningkatkan edukasi kepada masyarakat. Sementara deteksi dini diperkuat melalui kamera pemantau 24 jam agar titik api dapat segera diketahui dan dipadamkan.
"Begitu ada titik api, ketahuan hanya dalam 12 menit. Api kecil langsung dipadamkan," ujar Legislator dapil Jateng III ini.
Jika kebakaran membesar, pemadaman dilakukan secara terpadu melalui jalur darat dan udara dengan dukungan drone, helikopter, serta pengerahan personel.
Firman mencontohkan kebakaran di Chongqing, China, pada 2022 yang melibatkan lebih dari 20 ribu orang. Kebakaran tersebut disebut berhasil dipadamkan dalam 10 hari tanpa korban jiwa.
Firman pun mendesak pemerintah melalui KLHK, BNPB, dan pemerintah daerah memperkuat tiga lapis pertahanan karhutla, yakni pencegahan, deteksi dini, dan respons cepat.
"Dari tiga kunci itu, yang paling penting adalah cegah duluan. Karena mencegah itu paling murah dan paling menyelamatkan," pungkas politikus senior Golkar ini.
(LS/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NASIONALKehadiran Jokowi di PN Jakarta Timur Disambut Antusias Pendukung
Rozie Winata·18 menit yang lalu -
SUMSELJob Fair Sumsel Sediakan 2.500 Lowongan, Gubernur Minta Hapus Syarat Batas Usia
Herman Saleh Harahap·39 menit yang lalu -
SUMUTKAI Sumut Tambah Jadwal KA Datuk Blambangan Rute Tebingtinggi–Siantar, Tarif Hanya Rp5 Ribu
Rozie Winata·46 menit yang lalu -
NASIONALPemerintah Pangkas Bunga UMKM Jadi 8 Persen dan Ambil Alih Kebun Ilegal
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NEWSSoal Penyadapan, Golkar: Jika Terbukti Makar, Tindak Tegas
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
-
HUKUM DAN KRIMINALJokowi Ditegur Hakim Saat Sidang Kasus Roy Suryo
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALJokowi Hadiri Sidang Soal Ijazah Ditemani Kaesang dan Kahiyang
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
SUMUTSebanyak 1.341 Kejadian Kekerasan Perempuan dan Anak di Sumut Hingga November
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
NEWSPenggerebekan Pesantren Sukoharjo, DPR Minta Penegak Hukum Lebih Profesional
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan