Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita
Iklan

Jarak Pandang Hanya 50 Meter, Kedatangan dan Penerbangan Rute Singapura Dicancel

Jarak Pandang Hanya 50 Meter, Kedatangan dan Penerbangan Rute Singapura Dicancel

A A

Nusantaraterkini.co, - Bencana kabut asap dampak hutan dan lahan () memicu penurunan jarak pandang (visibility) ekstrem hingga menyentuh angka 50 meter di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Kamis (15/10/2026).

Anjloknya jarak pandang ke titik terendah tersebut melumpuhkan sementara aktivitas pagi hingga mengakibatkan satu jadwal penerbangan internasional rute Singapura resmi dibatalkan (canceled).

“Untuk yang dicancel rute singapura, dan kedatangan dari Singapura ke juga dicancel. Jadi satu maskapai, dua penerbangan,” ujar Airport Operation, Service & Security Division Head Bandara Internasional SMB II Palembang Verry Rizki Permana saat diwawancarai langsung.

Verry menjelaskan jika penurunan visibilitas tersebut merupakan yang terparah selama musim kabut asap tahun ini.

“Tadi pagi visibilitas jarak pandang di bandara sempat turun sampai di angka 50 meter. Dari catatan kami, ini memang di angka yang terendah selama kabut asap di Bandara SMB II,” jelasnya.

Terbatasnya jarak pandang di bawah ambang batas aman penerbangan tersebut mengganggu operasional maskapai sejak operasional bandara dibuka pukul 05.00 WIB.

Selain membatalkan satu rute penerbangan luar negeri, kondisi ini juga memaksa penundaan keberangkatan (delay) sejumlah penerbangan domestik.

“Untuk penerbangan pagi yang berangkat, ada sekitar enam flight yang tertunda dan ada satu flight yang di-cancel, yaitu rute dari Singapura, penerbangan Scoot,” ungkapnya.

Proses penerbangan baru dapat kembali bergulir setelah jarak pandang di landasan pacu merangkak naik dan membaik memasuki pukul 09.15 WIB.

“Alhamdulillah jam setengah 10 ini visibilitas sudah membaik di angka 800 meter. Penerbangan yang Remain Over Night(RON) sudah mulai boarding untuk diterbangkan ke tujuan masing-masing,” pungkasnya.

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru