Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Kapal Angkut Wisatawan Tenggelam di Pulau Mursala Tapteng, 3 Penumpang Tewas

Editor:  Fadli Tara
Reporter: Ari
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Basarnas melakukan evakuasi terhadap korban kapal tenggelam di perairan Tapteng. (Istimewa)

Nusantaraterkini.co, TAPTENG - Kapal boat yang mengangkut puluhan wisatawan terbalik di perairan Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (29/6/2024) siang.

Akibat terbaliknya kapal ini, tiga orang penumpang kapal ditemukan tewas. Ketiga korban yakni Ratna (50) warga Batubara, Fahri Muntas (11) warga Asahan, dan satu orang korban tewas masih proses identifikasi. 

Baca Juga : Komisi V DPR Semprot Kemenhub Imbas Kapal Tenggelam: Jangan Remehkan Warning BMKG

"Korban meninggal tiga orang, dua telah terdata, satu masih diperiksa datanya," kata Kapolres Tapteng AKBP Basa Emden Banjarnahor melalui Kasi Humas Polres Tapteng Kompol Irawadi, Sabtu malam. 

Baca Juga : Kapal Margana Sakti Tenggelam di Kubu Raya: 13 Kru Diselamatkan, Satu Masih Dicari Tim SAR

Ia mengatakan kapal stempel wisata/dolphin dengan nomor lambung 70 ini mengangkut 34 orang wisatawan, ditambah 2 ABK dan 2 agen perjalanan. Kapal berangkat dari sekitar Pantai Indah Pandan (PIP) Tapteng, pada Sabtu sekitar pukul 10.30 WIB. 

Sekitar 20 menit berlayar, kapal tetiba kemasukan air. Masuknya air diduga akibat adanya kebocoran pada bagian badan kapal pada bagian lambung kapal karena hempasan ombak. 

Baca Juga : Polres Tapteng dan Tim Gabungan Evakuasi Korban Kapal Tenggelam di Mursala, Berikut Identitas Korban

Lanjut Irawadi menjelaskan pukul 11.00 WIB kapal yang mengangkut puluhan wisatawan hendak ke Pulau Mursala ini tenggelam. 

"Berapa saat kemudian ada kapal melintas di sekitar tempat kejadian dan melakukan pertolongan kepada para korban," ujarnya. 

Polres Tapteng bersama Basarnas Pos Sibolga dan Sat Pol Airud Sibolga, yang mendapat laporan kejadian ini lalu bergerak melakukan upaya penyelamatan dan evakuasi terhadap para korban sampai tibanya para korban di RSUD Pandan.

"Diperkirakan kecelakaan terjadi disebabkan adanya faktor kelalaian manusia dan faktor alam," ujarnya. 

Atas kejadian ini nakhoda kapal (ABK) telah diamankan Sat Reskrim Polres Tapteng untuk dimintai keterangan terkait kejadian. 

"Sedangkan korban dievakuasi ke RSUD Pandan," tukasnya. 

(Cw5/NusantaraTerkini.co)