Kakanwil Ditjenpas Sumut Panen Raya 4,5 Ton Sayur dan Ikan Hasil Budidaya Warga Binaan Lapas Kelas 1 Medan
Warga binaan Lapas Medan panen raya 4,5 ton sayur & ikan untuk bantuan sosial korban bencana di Sumatera Utara
Nusantaraterkini.co, MEDAN - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Medan, menggelar panen raya sejumlah tanaman sayur dan ikan hasil budidaya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Kamis (15/1/2025) siang.
Adapun jenis tanaman sayur yang dipanen ialah, sawi pait sebanyak 90 kilogram, jagung muda sebanyak 600 kilogram, serta ikan nila sebanyak 150 kilo gram.
Nantinya, hasil panen dari budidaya warga binaan selama menjalani masa pidana ini akan dibagikan kepada warga disekitar Lapas dan juga masyarakat yang terdampak bencana alam beberapa waktu lalu di wilayah Sumatera Utara.
Baca Juga : 8.000 Hektare Sawah di Sumsel Terendam Banjir, DPTPH: Belum Ada Gagal Panen
"Sebahagian hasil dari panen raya ini, nanti akan kita salurkan kepada masyarakat yang terdampak bencana alam di Sumatera Utara. Dan sebagian lagi, akan kila jadikan bantuan sosial bagi masyarakat sekitar yang ada di lingkungan Lapas," ujarnya Kakanwil Ditjenpas Sumut, Yudi Suseno didampingi sejumlah jajaran.
Lebih lanjut, Yudi menjelaskan, jika panen raya yang dipimpin langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto melalui Zoom ini, juga turut digelar di beberapa Unit Pelaksana Teknis (UPT) Rutan dan Lapas yang ada di Sumatera Utara.
Untuk hasil keseluruhan panen raya yang dilakukan beberapa UPT Rutan dan Lapas yang ada di Sumut sendiri, yaitu sebanyak 4,5 ton berbagai jenis tanaman sayuran, serta 265 kilogram dari sektor perikanan dan 16 kilogram dari sektor peternakan.
Baca Juga : Produksi Padi Nasional Diprediksi Meningkat Pesat, Capai 60,25 Juta Ton GKG
"Untuk jenis sayuran itu meliputi sawi, kol, cabai, jagung dan singkong. Sementara untuk perikanan sendiri itu ada ikan nila dan mas. Sedangkan untuk peternakan berupa magot dan telur puyuh," terangnya.
Sementara itu, Yudi juga menegaskan jika panen raya ini murni hasil dari budidaya yang dilakukan oleh para warga binaan yang berjumlah lebih dari 130 orang.
"Jadi ini murni hasil dari budidaya warga binaan. Jadi kalau kita melihat dari sisi negatif memang tidak ada habisnya, namun saya meyakini 98 persen warga binaan itu masih banyak yang mau berubah untuk bisa hidup lebih baik lagi," pungkasnya.
(Cw4/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SUMSELPolda Sumsel Ungkap 18 Kasus 3C dan Tindak 40 Pelaku Premanisme Selama Operasi Sikat I Musi 2026
hendra·2 menit yang lalu -
-
NEWSArizal Azis Desak Pejabat Lapas Cibinong Dicopot: Soroti Jual Beli Kamar
hendra·24 menit yang lalu -
KRIMINALSidang Korupsi Proyek DEK Padangsidimpuan, Hakim Dalami Dugaan Fee 25 Persen
hendra·48 menit yang lalu -
SUMSELHeboh di Medsos, Penampakan Satwa Diduga Beruang Hitam Gegerkan Warga Sungai Rambang Muara Enim
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSFrederik Kalalembang Sentil Dirjen Pas soal Lapas Mewah: Kejadian Luar Biasa Kok Utus Staf?
hendra·1 jam yang lalu -
-
NEWSMahasiswa Poltekpel Aceh Meninggal Saat Ospek, Keluarga Soroti Lebam di Tubuh
hendra·3 jam yang lalu -
NEWS VIDEOPolda Sumsel Musnahkan Ribuan Gram Sabu dan Ekstasi Hasil Tangkapan September 2026
Fadli Tara·3 jam yang lalu -
SUMSELPolda Sumsel Siap Dukung Keterbukaan Informasi SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara
hendra·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan