Jokowi Ungkap Curiga Ada Agenda Besar Politik soal Ramai Isu Ijazahnya dan Pemakzulan Anaknya Gibran dari Kursi Wapres
Saya berperasaan, memang kelihatannya ada agenda besar politik. Di balik Iya. Isu-isu ini ijazah palsu, isu pemakzulan
Nusantaraterkini.co, MEDAN - Mantan Presiden Joko Widodo buka suara soal polemik ijazahnya dan upaya pemakzulan anak sulungnya, Gibran Rakabuming Raka Dari kursi Wakil Presiden Republik Indonesia.
Jokowi merasa curiga ada agenda besar politik di balik polemik dua isu tersebut.
"Saya berperasaan, memang kelihatannya ada agenda besar politik. Di balik Iya. Isu-isu ini ijazah palsu, isu pemakzulan," kata Jokowi di lihat Nusantaraterkini.co dalam rekaman video wawancara kepada wartawan di kediamannya di kawasan Sumber, Kota Solo, Jawa Tengah, Senin (14/7/2025)
Baca Juga: Dokter Tifa Jawab 68 Pertanyaan, Laporan Jokowi soal Fitnah Ijazah Palsu Naik Penyidikan
Baca Juga: Soal Ijazah Jokowi, Roy Suryo Klaim Selesaikan 85 Pertanyaan Polisi dengan Sangat Cepat
Jokowi menduga adanya agenda politik besar di balik isu ijazah palsu yang menyeret namanya. Apalagi, kasus ijazah palsu marak terjadi berbarengan dengan wacana pemakzulan terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang merupakan anak sulungnya.
Adapun dorongan pemakzulan Gibran dilakukan oleh sejumlah purnawirawan TNI yang dimotori mantan wakil Panglima TNI Jenderal (Purn) Fahcrul Razi. Fachrul merupakan mantan Menteri Agama (Menag) era Jokowi.
Baca Juga: Gugatan Ijazah Jokowi Gugur, Penggugat Ajukan Banding
Baca Juga: Pengamat Nilai Politis Penugasan Wapres Gibran Berkantor di Papua
Menurut dugaan Jokowi, salah satu motif dari agenda besar politik adalah untuk menurunkan reputasi politik.
"Ini perasaan politik saya mengatakan ada agenda besar politik untuk menurunkan reputasi politik, untuk men-downgrade," ujar dia.
"Termasuk itu (isu pemakzulan) jadi ijazah palsu, pemakzulan Mas Wapres, saya kira ada agenda besar politik," imbuh Jokowi.
Meskipun begitu, Jokowi merasa biasa-biasa saja terhadap isu yang berkembang di masyarakat tersebut.
"Ya buat saya biasa-biasa aja lah dan biasa, ya bisa," imbuh dia.
(fer/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
EKONOMIPemprov Sumut Perkuat Intervensi Pasar Tekan Kenaikan Harga Cabai
Herman Saleh Harahap·10 menit yang lalu -
KOTA MEDANPemko Medan Dorong Penguatan Kinerja PUD Pasar Lewat RKAP 2027
Herman Saleh Harahap·54 menit yang lalu -
SUMUTBobby Nasution Sambut Kapolda Sumut Baru Irjen Sonny Irawan
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
SUMSELDisorot soal Pernyataan “Enjoy” Saat Warga Terpapar Asap, Ini Kata Wali Kota Palembang
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
KRIMINALDiduga Aniaya Rekan Kerja Pakai Tojok, Warga Aur Duri Diringkus Polisi
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NEWSBakom RI Perkuat Komunikasi Dua Arah, Utamakan Mendengar Suara Rakyat
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
NEWSMK Tolak Gugatan Denny Indrayana Terkait Pencalonan dan Ijazah Wapres Gibran
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
KRIMINALPolrestabes Medan Ungkap Peredaran Sabu dalam Bungkus Rokok
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
SUMSELBelum Puas, Gabungan Mahasiswa se-Sumsel Kembali Geruduk Kantor Gubernur
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
NEWS VIDEOPrabowo Ungkap Rp52 Triliun Kekayaan Negara Berhasil Diselamatkan Satgas PKH
Fadli Tara·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan