Nusantaraterkini.co, TOKYO - Wabah flu burung yang memiliki sifat patogenik tinggi telah dikonfirmasi di sebuah peternakan unggas di Prefektur Niigata, Jepang tengah, demikian disampaikan otoritas setempat pada Selasa (4/11/2025).
Pemerintah tingkat prefektur mengatakan telah mengonfirmasi wabah tersebut di peternakan di Kota Tainai, dengan total 630.000 ekor ayam petelur akan dimusnahkan.
Baca Juga : Kemitraan Flu Burung Australia-Indonesia Peroleh Pengakuan Internasional
Sejumlah pejabat mengatakan bahwa peternakan di Niigata itu melaporkan adanya abnormalitas pada Senin (3/11/2025) pagi waktu setempat, termasuk peningkatan angka kematian ayam.
Baca Juga : Tanda-Tanda Flu Burung Mematikan Terdeteksi di Pulau Sub-Antarktika Australia
Pengujian awal terhadap virus tersebut menunjukkan hasil positif, sementara analisis genetik secara terperinci telah dilakukan.
Kasus terbaru ini menandai wabah flu burung ketiga yang dikonfirmasi terjadi di sebuah peternakan unggas di Jepang pada musim ini.
Kasus flu burung pertama di negara tersebut dikonfirmasi pada 22 Oktober di Shiraoi, Hokkaido, prefektur paling utara di Jepang, disusul oleh kasus kedua di Kota Eniwa, yang juga terletak di Hokkaido, pada Minggu (2/11/2025).
(*/Nusantaraterkini.co)
Sumber: Xinhua
