Jangkau Desa Terpencil, Pemkab OKI dan PLN Bangun 13 PLTS Komunal
Pemkab OKI dan PLN membangun 13 PLTS Komunal di desa pesisir terpencil untuk memperluas akses listrik, pendidikan, dan ekonomi warga.
Nusantaraterkini.co, KAYUAGUNG - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (Pemkab OKI) bersama PT PLN (Persero) UID S2JB mempercepat pembangunan 13 Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Komunal untuk menyuplai energi bagi desa pesisir terpencil.
“Listrik bukan hanya soal penerangan, tetapi juga membuka kesempatan masyarakat untuk belajar, mengembangkan usaha, mendapatkan pelayanan publik, dan meningkatkan kualitas kehidupan,” ujar Wakil Bupati OKI Supriyanto dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (11/9/2026).
Program penugasan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ini difokuskan pada wilayah yang sulit dijangkau jaringan konvensional akibat hambatan geografis.
Pembangunan mencakup tiga kecamatan pesisir utama, yakni Cengal, Sungai Menang, dan Tulung Selapan.
Sebanyak 13 lokasi penerima terdiri dari Desa Adil Makmur, Pinang Indah, Kuala Dua Belas, Rantau Lurus, Simpang Tiga Abadi, Simpang Tiga Jaya, Simpang Tiga Makmur, Pantai Harapan, Kuala Sungai Jeruju, Sungai Lumpur, Kuala Sungai Pasir, dan Dusun Parit.
Guna memastikan percepatan di lapangan, Pemkab OKI menginstruksikan seluruh pemerintah desa penerima untuk memfasilitasi penyediaan lahan hibah resmi.
"Pemda akan memastikan dukungan yang menjadi kewenangan kami, termasuk kesiapan lahan hibah di desa penerima. Kami ingin program ini benar-benar sampai kepada masyarakat dan memberikan manfaat dalam jangka panjang," katanya.
Pembangkit listrik tenaga surya ini beroperasi dengan sistem off-grid menggunakan panel surya dan baterai penyimpanan energi.
Teknologi tersebut memungkinkan pasokan listrik tetap stabil secara mandiri tanpa harus tersambung ke jaringan utama PLN.
General Manager PT PLN UID S2JB, Diksi Erfani Umar menjelaskan jika skema terdesentralisasi ini merupakan pendekatan paling pas untuk pola permukiman pesisir yang tersebar.
“Karakteristik wilayah pesisir perairan di Kabupaten OKI membutuhkan pendekatan penyediaan listrik yang menyesuaikan kondisi lapangan. PLTS Komunal menjadi salah satu solusi yang dapat dikembangkan untuk menghadirkan listrik secara lebih efektif di wilayah tersebut,” jelasnya.
Selain memperluas akses energi dasar, keberadaan energi terbarukan ini menekan ketergantungan pada bahan bakar fosil serta memangkas emisi karbon.
PLN dan Pemkab OKI menekankan pentingnya peran aktif warga desa dalam mengelola aset energi ini agar berdampak panjang pada sektor ekonomi lokal, komunikasi, dan pendidikan.
“Target kami bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi menghadirkan listrik yang benar-benar dapat mendorong pendidikan, pelayanan publik, kegiatan ekonomi, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat desa,” pungkasnya.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NASIONALKehadiran Jokowi di PN Jakarta Timur Disambut Antusias Pendukung
Rozie Winata·28 menit yang lalu -
SUMSELJob Fair Sumsel Sediakan 2.500 Lowongan, Gubernur Minta Hapus Syarat Batas Usia
Herman Saleh Harahap·49 menit yang lalu -
SUMUTKAI Sumut Tambah Jadwal KA Datuk Blambangan Rute Tebingtinggi–Siantar, Tarif Hanya Rp5 Ribu
Rozie Winata·57 menit yang lalu -
NASIONALPemerintah Pangkas Bunga UMKM Jadi 8 Persen dan Ambil Alih Kebun Ilegal
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NEWSSoal Penyadapan, Golkar: Jika Terbukti Makar, Tindak Tegas
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
-
HUKUM DAN KRIMINALJokowi Ditegur Hakim Saat Sidang Kasus Roy Suryo
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALJokowi Hadiri Sidang Soal Ijazah Ditemani Kaesang dan Kahiyang
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
SUMUTSebanyak 1.341 Kejadian Kekerasan Perempuan dan Anak di Sumut Hingga November
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
NEWSPenggerebekan Pesantren Sukoharjo, DPR Minta Penegak Hukum Lebih Profesional
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan