Jadi Nadi Ekonomi Asahan: Stasiun Kisaran Pecahkan Rekor Layani 54 Ribu Penumpang
Stasiun Kisaran layani 54.866 penumpang di Maret 2026, naik 24%. Jadi motor ekonomi & logistik utama Asahan
Nusantaraterkini.co, MEDAN - Memasuki usia 111 tahun sejak pertama kali beroperasi pada tahun 1915, Stasiun Kisaran kian memperkokoh posisinya sebagai jantung penggerak ekonomi di Kabupaten Asahan.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara (Sumut) mencatat performa positif pada Maret 2026, di mana stasiun ini melayani sebanyak 54.866 pelanggan, meningkat signifikan sebesar 24 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebanyak 44.324 pelanggan.
Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo menjelaskan, pertumbuhan volume pelanggan yang impresif ini dipicu oleh tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan transportasi kereta api untuk berbagai keperluan, mulai dari bisnis hingga mudik.
“Tingginya jumlah pelanggan di Stasiun Kisaran pada Maret 2026 tidak terlepas dari adanya momentum libur Hari Raya Nyepi, Idulfitri 1447 H, serta cuti bersama dalam rangka Lebaran 2026. Kondisi ini mendorong peningkatan mobilitas masyarakat yang cukup tajam melalui pintu gerbang utama Kabupaten Asahan ini,” ujarnya.
Sebagai hub transportasi yang krusial, Stasiun Kisaran setiap harinya melayani 12 perjalanan kereta api reguler. Layanan tersebut mencakup enam perjalanan KA Putri Deli (Medan–Tanjungbalai PP) dan enam perjalanan KA Sribilah Utama (Medan–Rantauprapat PP).
Pada masa peak season seperti libur panjang atau angkutan Natal dan Tahun Baru, KAI juga mengoperasikan KA Sribilah Fakultatif untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat.
Selain menjadi andalan mobilitas orang, Stasiun Kisaran memegang peran vital dalam rantai pasok komoditas unggulan Sumatera Utara. Lokasinya yang strategis di dekat Terminal BBM menjadikan stasiun ini sebagai titik akhir pendistribusian energi dari Stasiun Labuan.
“Stasiun Kisaran bukan sekadar tempat naik-turun penumpang. Di sini KAI juga melayani angkutan CPO (crude palm oil) dan lateks. Komoditas tersebut diberangkatkan dari Kisaran menuju Stasiun Belawan yang terintegrasi langsung dengan pelabuhan internasional sehingga memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan provinsi,” tambah Anwar.
Untuk menunjang peran tersebut, KAI Divre I Sumut terus meningkatkan fasilitas bagi pelanggan. Saat ini, Stasiun Kisaran telah dilengkapi dengan toilet yang bersih dan representatif, loket self service ticketing machine, hingga fasilitas water station gratis yang memungkinkan pelanggan mengisi ulang botol minum mereka.
Anwar menegaskan bahwa integrasi layanan penumpang dan barang ini merupakan kunci dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
“KAI Divre I Sumatera Utara berkomitmen menjadikan Stasiun Kisaran sebagai motor penggerak ekonomi daerah yang andal. Dengan terus meningkatkan fasilitas layanan dan menjaga keandalan distribusi logistik, KAI ingin memastikan bahwa kehadiran kereta api memberikan dampak berganda (multiplier effect) bagi kemajuan Kabupaten Asahan serta kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara secara luas,” pungkasnya.
(zie/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
-
HUKUM DAN KRIMINALKejagung Geledah 6 Lokasi Kasus Korupsi Tambang Nikel Sultra, Sita Uang Rp11,8 Miliar
hendra·1 jam yang lalu -
NEWS VIDEOKetua DPD Terima Delegasi Tatarstan, Jajaki Peluang Kerja Sama Ekonomi Indonesia-Rusia
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
SUMSELDPR RI Soroti Rendahnya Penyerapan KUR di Sumsel dan Dorong Percepatan Kawasan Industri
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSBobby Nasution Diminta Hentikan Sementara Proyek Turap Sungai di Tapteng, Besi Berkarat Jadi Sorotan
hendra·2 jam yang lalu -
NEWSPemkab Nias Selatan Finalisasi Ranperda Perlindungan Lahan Pertanian, Ini 5 Poin Penting Hasil FGD
hendra·2 jam yang lalu -
EKONOMIKetua DPD Ajak Daerah Jajaki Peluang Kerja Sama Ekonomi dengan Tatarstan Rusia
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
KESEHATANRSUD Pirngadi Medan Mulai Layani Penanganan Kateterisasi Jantung
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NEWS VIDEOPemerintah Angkat PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Rekrutmen CPNS Dibuka November 2026
Fadli Tara·3 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALNasional Institut Desak Kapolri Ungkap Mastermind di Balik Penyadapan Presiden Prabowo
Rozie Winata·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan