Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Israel Lancarkan 200 Lebih Serangan Udara di Gaza dalam 3 Hari

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Asap mengepul menyusul serangan udara Israel di timur Kota Gaza pada 19 April 2025. (Foto: Xinhua/Mahmoud Zaki)

Nusantaraterkini.co, YERUSALEM - Militer Israel mengeklaim telah melancarkan lebih dari 200 serangan udara di Jalur Gaza dalam tiga hari terakhir, pada Senin (21/4/2025)

Dalam rentetan serangan tersebut, seorang anggota gerakan Jihad Islam dilaporkan tewas.

Militer Israel menjelaskan bahwa serangan tersebut dilakukan untuk menargetkan infrastruktur militan, sel militan, fasilitas peluncuran roket dan lokasi penembakan jitu, serta depot senjata dan pusat komando.

Baca Juga: Militer Israel Klaim Sudah Kuasai Sepertiga Wilayah Gaza

Menurut laporan tersebut, pejuang yang terbunuh diidentifikasi sebagai Ahmad Mansour, yang melaporkan berpartisipasi dalam serangan mendadak Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober 2023, dan kemudian mengarahkan tembakan roket selama perang yang sedang berlangsung.

Di wilayah Shabura dan Tel al-Sultan di Rafah, pasukan Israel mengungkap "infrastruktur teroris" dan menemukan tumpukan granat, amunisi, dan perlengkapan militer lainnya.

Baca Juga: Israel Larang Bantuan Kemanusiaan Masuk ke Gaza

Sepanjang Koridor Morag yang baru dibangun, yang membelah Rafah dari Khan Younis dan wilayah Gaza lainnya, pasukan menemukan senjata, menghancurkan infrastruktur Hamas, dan melepaskan beberapa militan, kata pihak militer.

Di Gaza utara, tentara melancarkan serangan udara terhadap sebuah gedung yang berisi apa yang digambarkan sebagai infrastruktur bawah tanah dan mendeteksi sejumlah militan. Militer juga melaporkan pos penembakan jitu Hamas yang mengancam pasukan daratnya.

Sedikitnya delapan orang tewas dalam serangan Israel pada Senin dan puluhan lainnya terluka, papar kantor berita Palestina WAFA.

(Zie/Nusantaraterkini.co)

Sumber: Xinhua