Iqbal Tersangka Ledakan Grand Polonia Medan Terancam 15 Tahun Bui
Tersangka Iqbal dalam kasus ledakan pipa gas maut di Grand Polonia Medan terancam 15 tahun penjara. Berkas perkara masih berstatus P-19.
Nusantaraterkini.co, MEDAN - Iqbal, tersangka tunggal kasus ledakan pipa gas maut di Komplek Grand Polonia Medan, dipastikan bakal menghadapi tuntutan hukum yang sangat berat. Karyawan PT PGAS Solution (Pegasol) ini dijerat dengan Pasal 308 ayat (2) dan (3) KUHP juncto Pasal 311 KUHP. Pasal primer 308 itu sendiri mengancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.
Kasi Intel Kejari Medan, Valentino Harry Parluhutan Manurung, mengonfirmasi jeratan pasal berlapis tersebut setelah pihaknya menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari Polrestabes Medan. Iqbal dibidik atas kealpaan dalam pengerjaan instalasi yang menimbulkan bahaya umum berupa ledakan maut.
Iqbal sendiri telah resmi dijebloskan ke sel tahanan Polrestabes Medan sejak 7 Agustus lalu. Meski penahanan telah berjalan, Kejari Medan menyatakan berkas perkara saat ini masih berstatus P-19 atau dikembalikan kepada kepolisian untuk diperkuat bukti-buktinya.
"Berkasnya masih P-19. Apa saja yang harus dilengkapi penyidik tidak bisa kami publis karena sudah masuk materi penyidikan," ujar Valentino saat dikonfirmasi, Kamis (22/10/2026).
Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak sebelumnya mengatakan, ledakan bangunan bertingkat di rumah nomor 3B itu akibat kebocoran gas tanam. Akibatnya enam orang penghuni rumah menjadi korban. Tiga mengalami luka-luka, tiga lainnya tewas.
(Ton/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWSPolres Binjai Cek Dua Lokasi yang Diduga Jadi Tempat Judi, Petugas Tak Temukan Aktivitas Perjudian
hendra·1 menit yang lalu -
-
NASIONALKemnaker Siapkan Pelatihan Vokasi Terintegrasi Industri KEK
Herman Saleh Harahap·44 menit yang lalu -
NEWSLalu Niqman Zakir Dorong Transformasi DPD RI, Usung Gagasan Parlemen Teritorial Digital
hendra·56 menit yang lalu -
-
NEWSJejen Musfah Kritik Prioritas MBG: Pendidikan Butuh Guru Sejahtera, Bukan Sekadar Makan Gratis
hendra·1 jam yang lalu -
EKONOMIRupiah Tembus Rp18.022 per Dolar AS, Analis Prediksi Berlanjut Melemah Hari Ini
hendra·2 jam yang lalu -
-
NEWSHensa Kritik Keras Komunikasi Pemerintahan Prabowo: Bukan Lagi Masalah, tapi Sudah Jadi Penyakit
hendra·2 jam yang lalu -
Semua berita sudah ditampilkan