Ijazah Tertahan, Mahasiswa S2 Darma Agung Laporkan Yayasan ke Polda Sumut
Merasa studinya digantung dan ijazah ditahan, mahasiswa S2 Hukum laporkan Yayasan UDA Medan ke Polda Sumut.
Nusantaraterkini.co, MEDAN -ย Merasa digantung, David Eka Putra melaporkan Yayasan Universitas Darma Agung (UDA) ke Polda Sumatera Utara (Sumut) atas tudingan penggelapan.
Mahasiswa pasca sarjana (S2) Hukum itu mengaku geram, sebab studinya sudah tuntas namun tak kunjung mendapat ijazah.
Laporan tersebut tertuang dalam Nomor LP/STTLP/B/1789/X/2026/SPKT/Polda Sumut tertanggal 21 Oktober 2026.
"Saya melapor untuk mendapat kepastian hukum terkait tertahannya ijazah S2 saya," ujarnya, Rabu (21/10/2026).ย
David merupakan mahasiswa S2 Fakultas Hukum UDA angkatan 2023. Setelah menjalani masa studi selama dua tahun, seluruh rangkaian perkuliahannya dinyatakan tuntas pada November 2025.
Sesuai jadwal, ia seharusnya mengikuti prosesi wisuda pada Desember 2025. Namun, pada waktu tersebut UDA mengalami pergantian kepengurusan yayasan.
Sebagai mahasiswa tingkat akhir, ia awalnya mengira transisi tersebut tidak akan menjadi kendala bagi kelulusannya. Kendati demikian, kenyataan berkata lain.
Pihak yayasan yang baru menyebut dirinya masih memiliki tunggakan administrasi meliputi uang kuliah, biaya meja hijau, seminar proposal (sempro), hingga biaya repository dengan total mencapai kurang lebih Rp25 juta. Alasan itulah yang membuat kampus tidak bisa menerbitkan ijazah.
"Sementara kita punya bukti sudah membayar kewajiban. Namun tidak diakui Rektor pasca sarjana yang baru," ujarnya.
David mengaku sudah berulang kali melakukan mediasi dengan pihak kampus. Namun, ia diminta membayar tagihan itu.
"Ya masa saya harus bayar lagi, masa iya saya harus minta uang ke istri lagi. Nanti dikira saya gak bayar uang kuliah," keluhnya.
David mengungkapan, bukan hanya ia saja yang mengalami nasib demikian. Setidaknya ada 11 ijazah mahasiswa Pascasarjana UDA Medan yang tertahan ijazah.
"Untuk saat ini kami 11 orang yang masih ditahan ijazahnya. Kemarin sudah ada yang melapor dan saya juga melaporkan, masih menunggu rekan-rekan yang lain," tandasnya.
(Ton/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KRIMINALGeger! Pria Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Klinik Kenten Palembang
Rozie Winata·25 menit yang lalu -
SUMUTPemkab Deliserdang, BBWS dan LPM Matangkan Rencana Pemanfaatan Lahan Lau Simeme
Rozie Winata·55 menit yang lalu -
NASIONALPrabowo Perintahkan Kepolisian hingga Intelijen Usut Tuntas Karhutla: Sikat Pelaku Tanpa Kompromi!
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
KRIMINALIjazah Tertahan, Mahasiswa S2 Darma Agung Laporkan Yayasan ke Polda Sumut
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
KOTA MEDANWujudkan Rumah Impian Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Kampanyekan MLT Perumahan dengan Pembiayaan Terjangkau
1 jam yang lalu -
SEPAKBOLAKomdis PSSI Jatuhkan Sanksi Tegas untuk Empat Klub Akibat Kericuhan Suporter
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NEWS VIDEOKecewa tak Ditemui Gubernur, BEM Nusantara Segel Kantor Pemprov Sumsel
Fadli Tara·2 jam yang lalu -
NEWS VIDEOSelundupkan 2 Ton Narkoba, Kapal Tanker MT Global 168 Ditangkap di Perairan Selat Malaka
2 jam yang lalu -
NASIONALPrabowo di Sidang Kabinet: Lindungi Kekayaan Alam dan Perkuat Persatuan Hadapi Ketidakpastian Global
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
KOTA MEDANDilaporkan Penyewa, Pasangan Lansia Pemilik Rumah di Medan Terancam jadi Tersangka
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan