Nusantaraterkini.co, MEDAN - Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Taman Hutan Kota Cadika, Medan Johor, ketika jembatan kayu yang baru saja direvitalisasi ambruk pada hari libur. Jembatan yang menghubungkan sisi timur dan barat danau, ambruk saat banyak pengunjung, termasuk keluarga dan anak-anak, melintasinya. Beberapa pengunjung terjatuh ke dalam danau, termasuk seorang ibu yang diduga tengah menggendong bayinya.
Salah satu saksi mata, Robi, mengungkapkan rasa kagetnya.
“Saya kaget ketika melihat jembatan itu ambruk, bisa dibilang yang terjebur ke danau itu rame,” ujarnya dalam wawancara melalui WhatsApp, Minggu (13/10/2024).
Baca Juga : Pencurian Motor Pengunjung Taman Cadika Medan, 4 Jukir Diperiksa
Pernyataan ini mencerminkan keheranan masyarakat tentang kualitas konstruksi dan pengawasan setelah pembangunan, mengingat jembatan tersebut baru diresmikan satu bulan lalu.
Revitalisasi taman, yang dilakukan oleh Wali Kota Medan, Bobby Nasution, pada 12 September 2024, seharusnya meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengunjung. Namun, insiden ini menimbulkan keraguan mengenai standar kualitas yang diterapkan dalam proyek tersebut. Masyarakat berhak menuntut penjelasan tentang desain dan bahan yang digunakan dalam pembangunan jembatan, serta pemeliharaan yang dilakukan untuk memastikan keamanan infrastruktur.
Robi juga menyatakan kebingungannya. “Cuma saya bingung kenapa bisa ambruk, padahal baru kemarin diresmikan ya, durasinya masih dekat. Harusnya pihaknya harus dicek dulu sebelum dibuka ke umum.”
Baca Juga : Jembatan Taman Cadika Medan Ambruk, Saksi Mata Sebut Ada Sekitar 50-an Orang Tercebur ke Danau
Keresahan ini menunjukkan pentingnya evaluasi yang lebih ketat dan pemantauan yang komprehensif terhadap infrastruktur publik, terutama yang baru dibangun.
Kejadian ini seharusnya menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih memperhatikan kualitas dan keamanan infrastruktur publik. Masyarakat berharap pihak berwenang dapat memberikan transparansi terkait penyelidikan insiden ini dan langkah-langkah yang akan diambil untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Rasa aman saat berkunjung ke tempat wisata adalah harapan semua pengunjung demi kenyamanan dan keselamatan mereka.
(cw9/nusantaraterkini.co)
