Imigrasi Medan Siaga Lawan Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia
Pengawasan tidak hanya dilakukan melalui pemeriksaan fisik dokumen, tetapi juga dengan memanfaatkan teknologi informasi dan peningkatan kapasitas
Nusantaraterkini.co, MEDAN - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan meningkatkan pengawasan dokumen perjalanan bagi masyarakat yang akan bepergian ke luar negeri.
Langkah ini diambil untuk memastikan setiap perjalanan berlangsung aman, tertib, dan sesuai prosedur, di tengah tingginya minat warga mencari peluang di luar negeri baik untuk bekerja, menempuh pendidikan, maupun sekadar berlibur.
Namun, di balik antusiasme tersebut, tidak sedikit masyarakat yang tergoda jalan pintas. Ada yang menerima tawaran perjalanan murah tanpa kelengkapan dokumen, bahkan ada pula yang menitipkan paspor kepada pihak tidak bertanggung jawab.
Baca Juga : Belum Ada Titik Terang Pemulangan Jenazah Nazwa Aliya yang Tewas di Kamboja, Ibu Korban Kunjungi BP3MI
Situasi seperti ini kerap berujung masalah, mulai dari keberangkatan tertunda hingga terjebak kasus hukum di negara tujuan.
Kepala Kantor Imigrasi Medan, Uray Avian menegaskan, pengawasan tidak hanya dilakukan melalui pemeriksaan fisik dokumen, tetapi juga dengan memanfaatkan teknologi informasi dan peningkatan kapasitas petugas di lapangan.
“Kami selalu melengkapi dan meningkatkan kemampuan petugas kita untuk melakukan profiling pemohon dalam pembuatan paspor maupun pemeriksaan penumpang yang hendak pergi ke luar negeri,” ujarnya.
Baca Juga : Polda Sumut Gagalkan Pengiriman 5 PMI Ilegal ke Malaysia, Satu Agen Ditangkap
“Kami ingin setiap warga yang berangkat ke luar negeri merasa aman, karena proses keberangkatan berjalan sesuai aturan dan dilindungi negara,” tegasnya.
Upaya ini sejalan dengan 13 Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya poin ke-8 tentang pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM).
Poin ini menekankan bahwa perlindungan terhadap masyarakat harus dimulai sejak proses keimigrasian, agar mereka tidak mudah terjebak pada praktik ilegal yang merugikan.
Sebagai bentuk pencegahan, Kantor Imigrasi Medan juga memperkuat koordinasi dengan lembaga dan instansi lainnya khususnya melakukan sosialisasi ke desa-desa dan juga sekolah-sekolah untuk memberikan pemahaman dan awareness kepada masyarakat.
Tujuannya agar masyarakat memperoleh informasi yang benar sebelum menerima tawaran keberangkatan ke luar negeri.
Melalui pengawasan terpadu, edukasi, dan sinergi lintas lembaga, Imigrasi berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat. Prosedur resmi bukanlah sekadar formalitas, melainkan benteng perlindungan bagi diri mereka sendiri.
Dengan demikian, siapa pun yang berangkat ke luar negeri dapat membawa rasa aman, dan pulang ke tanah air dengan selamat.
"Kami selalu memperlengkapi dan meningkatkan kemampuan petugas kita untuk melakukan profiling pemohon dalam pembuatan paspor maupun pemeriksaan penumpang yang hendak pergi ke luar negeri," pungkasnya.
(zie/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NASIONALKomisi IX DPR Pastikan Perlindungan Hukum Ojol Tanpa Ubah Status Kemitraan
Rozie Winata·6 menit yang lalu -
SUMSELAngin Berubah Arah, Kabut Asap Karhutla di Palembang Mulai Berkurang
Rozie Winata·50 menit yang lalu -
POLITIKKunker ke Papua, Yorrys Dorong Percepatan RUU Pelindungan Masyarakat Adat
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
POLITIKHendri Satrio Sentil Gibran: Perjalanan Politik Anda Berbeda dengan Jokowi!
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
EKONOMIAturan Saham Rp1 Berlaku, IHSG Melemah 1,51%, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
hendra·2 jam yang lalu -
INTERNASIONALAleksandar Vucic Mundur dari Presiden Serbia, Siap Maju Jadi PM
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
PENDIDIKANKapolri: Ruang Digital Butuh Pemuda yang Bijak dan Produktif
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
INTERNASIONALHari Raya Yahudi Diwarnai Serbuan ke Al-Aqsa, Palestina Serukan Tindakan Internasional
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
SEPAKBOLAKlasemen Piala ASEAN FIFA: Indonesia Tempati Posisi Kedua
Herman Saleh Harahap·11 jam yang lalu -
NEWSDirjen PAS Ungkap 13 Rumah Dinas di Lapas Cibinong Tak Tercatat sebagai Aset Negara
hendra·11 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan