Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali bergerak di zona hijau pada awal perdagangan Rabu, 10 Desember 2025. Pada pukul 09.08 WIB, IHSG sempat menyentuh level 8.713 sebelum terkoreksi tipis ke 8.698, atau naik 0,37 persen dibandingkan penutupan Selasa.
Berdasarkan data BEI, total 6,23 miliar saham berpindah tangan dengan nilai transaksi mencapai Rp2,95 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat 308.100 kali. Sebanyak 303 saham menguat, 276 melemah, dan 378 lainnya stagnan.
Sejumlah saham yang tampil sebagai top gainers antara lain AMMN, CITY, CTBN, DSSA, EMAS, EXCL, GGRM, GOLD, ISAT, KETR, MGLV, dan MORA. Sementara itu, saham-saham seperti ADES, ASPI, BLUE, BREN, BYAN, CDBK, CBUT, COIN, DATA, dan FPNI masuk daftar top losers.
Baca Juga : IHSG Masih Rentan Terkoreksi, Pergerakan Diprediksi Tertahan di Bawah 8.000
Prospek IHSG
IHSG diperkirakan berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek setelah reli yang membawa indeks menyentuh rekor baru. Pada perdagangan Selasa (9/12), IHSG ditutup melemah 0,61 persen ke 8.657, meski sempat menyentuh 8.749 di awal sesi.
Riset Phintraco Sekuritas menyebut penurunan tersebut dipicu aksi ambil untung serta tekanan dari pelemahan mayoritas bursa Asia. Investor ikut bersikap wait and see menjelang keputusan kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) yang akan diumumkan Kamis dini hari.
Baca Juga : IHSG Masih Tertekan Sentimen MSCI, Simak Strategi dan Rekomendasi Saham Senin 2 Februari 2026
Secara teknikal, terbentuknya pola bearish engulfing pada grafik harian memberikan sinyal potensi koreksi lanjutan. Indikator Stochastic RSI juga menunjukkan bearish divergence, memperkuat peluang pelemahan menuju area support 8.625–8.650.
Sentimen Domestik & Regional
Dari dalam negeri, indikator konsumsi menunjukkan penguatan. Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) naik ke level 124 pada November 2025, meningkat dari 121,2 pada Oktober sekaligus menjadi level tertinggi sejak Februari 2025. Pelaku pasar kini menanti rilis data penjualan ritel Oktober yang diproyeksikan tumbuh 4 persen YoY.
Baca Juga : IHSG Berpeluang Lanjutkan Reli, BUMI–PTRO Masuk Radar Analis di Tengah Net Sell Asing
Di kawasan Asia, mayoritas bursa bergerak melemah pada Selasa (9/12) seiring sikap hati-hati jelang keputusan The Fed. Dari Australia, bank sentral menahan suku bunga acuan di 3,6 persen untuk pertemuan keempat berturut-turut setelah total pemangkasan 75 basis poin sepanjang 2025.
Untuk perdagangan hari ini, Phintraco Sekuritas merekomendasikan saham BRPT, JPFA, UNVR, MYOR, dan WIFI.
(Dra/nusantaraterkini.co)
Baca Juga : IHSG Berpeluang Melanjutkan Penguatan, Simak Rekomendasi Saham Analis
