Nusantaraterkini.co, Jakarta - Pada perdagangan Rabu (11/12/2024) Pukul 9.05 WIB hari ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,45% ke level 7.487 di pasar spot.
Sepuluh indeks sektoral menguat bersama dengan IHSG. Sektor barang baku melonjak 0,82%.
Sektor energi terangkat 0,74%. Sektor barang konsumsi nonprimer naik 0,32%. Sektor infrastruktur terangkat 0,30%. Sektor keuangan menguat 0,26%.
Baca Juga : IHSG Menguat 55,57 Poin Bertengger di Level 7.909,63
BACA: IHSG Turun Tipis 0,10% ke Level 7.430 di Awal Perdagangan Selasa (10/12/2024)
Sektor kesehatan naik 0,14%. sektor barang konsumsi primer menguat 0,11%. Sektor properti dan real estat menanjak 0,07%.
Sedangkan dua sektor turun di awal perdagangan. Sektor transportasi dan logistik melemah 0,03%. Sektor teknologi turun 0,01%.
Baca Juga : Analis Pasar: IHSG Berpotensi Lanjutkan Penguatan Menguji Level 7.680 di Perdagangan Selasa (12/8/2025)
BACA: IHSG Naik 0,33% ke Level 7.409 di Awal Perdagangan Senin (9/12/2924)
Top gainers LQ45 pagi ini adalah:
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) 2,14%
PT Jasa Marga Tbk (JSMR) 1,8%
PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) 1,51%
Baca Juga : IHSG Hari Ini Rabu 21 Januari 2026 Berpotensi Lanjut Menguat, Ini Saham Rekomendasi Analis
Top losers LQ45 terdiri dari:
PT XL Axiata Tbk (EXCL) -1,75%
PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) -1%
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) -0,98%
Rekomendasi IHSG di Perdagangan Rabu (10/12/2024)
Baca Juga : Dilema Ekonomi Indonesia: IHSG dan Emas Menguat di Tengah Ancaman Rupiah Menuju 17.000

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,21% atau naik 15.556 poin ke level 7.453,28 pada akhir perdagangan Rabu (10/12/2024).
Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Tasrul Tanar memperkirakan secara teknikal IHSG hari ini Rabu (11/12) akan bergerak di rentang Rp 7.407 - Rp 7.475.
Baca Juga : IHSG Tertekan 4,73% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Susut Rp705 Triliun
Indeks sementara naik terbatas pada pola downtrend jangka pendek yang telah dipatahkan. Indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator CMO optimized masih bergerak naik.
Indeks ini berada di atas center line pada Bollinger Bands Optimized. Saat ini rata-rata volume sisi demand di atas rata-rata volume sisi supply dengan sebaran volume terbanyak baik sisi demand berada di bawah dan supply di atas level saat ini.
Baca Juga : Rupiah Dibuka Melemah ke Rp16.881 per Dolar AS, Tertekan Pergerakan Mata Uang Asia
Selain itu, ia pun membeberkan rekomendasi teknikal dari sejumlah saham berikut :
1. PT J Resources Asia Pasifik Tbk
Harga konsolidasi cenderung menguat pada pola uptrend jangka menengah. Indikator MFI optimized, indikator CMO optimized dan W%R optimized indikator masih bergerak naik. Harga saat ini di atas center line pada Bollinger Bands optimized dengan sebaran volume terbanyak dari sisi demand dan supply diatas level harga saat ini.
Rekomendasi: trading buy
Support : Rp 304
Resistance : Rp 324
2. PT Bumi Resources Tbk
Harga konsolidasi cenderung menguat. Indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized masih bergerak naik dan harga masih di atas center line pada Bollinger Bands optimized dengan sebaran volume terbanyak dari sisi demand berada dan supply d bawah level harga saat ini.
Rekomendasi: trading buy
Support : Rp 143
Resistance : Rp 152
3. PT Digital Mediatama Maxima Tbk
Harga konsolidasi cenderung menguat. Indikator MFI optimized, indikator CMO optimized dan indikator W%R optimized sudah berada di oversold area. Harga di bawah center line pada Bollinger Bands optimized dengan sebaran volume terbanyak dari sisi demand berada di bawah dan sisi supply diatas level harga saat ini.
Rekomendasi: trading buy
Support : Rp 200
Resistance : Rp 220
