Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

IHSG Diprediksi Konsolidasi, Saham ASII hingga BUVA Layak Dicermati

IHSG diprediksi bergerak sideways hari ini. Simak analisis level support-resistance serta rekomendasi saham ASII, CUAN, BUVA, hingga INKP.

Bagikan:
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Ilustrasi (Foto: Freepik)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Ilustrasi (Foto: Freepik)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (19/1/2026) diperkirakan cenderung bergerak sideways atau konsolidasi, setelah mencatat penguatan pada akhir pekan lalu.

Pada penutupan perdagangan sebelumnya, IHSG menguat 0,47 persen ke posisi 9.075,41. Sentimen positif turut didukung oleh aksi net buy investor asing sebesar Rp474 miliar, yang menjadi penopang utama laju indeks.

Sejumlah saham berkapitalisasi besar tercatat paling banyak diborong investor asing, di antaranya BBRI, PTRO, BMRI, INCO, dan JPFA, mencerminkan minat pasar terhadap sektor perbankan, energi, dan komoditas.

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, menilai IHSG masih berpeluang bergerak mendatar dalam rentang terbatas. Secara teknikal, indeks memiliki area support di kisaran 9.000–9.040, sementara resistance berada di level 9.100–9.150.

“Pelaku pasar disarankan tetap selektif dan memperhatikan saham-saham yang memiliki peluang teknikal jangka pendek,” ujar Fanny dalam riset hariannya.

Untuk perdagangan hari ini, BNI Sekuritas merekomendasikan beberapa saham pilihan yang dinilai menarik untuk strategi trading jangka pendek, antara lain , , INET, DEWA, , dan , dengan strategi sebagai berikut:

Pilihan :

Speculative Buy di area Rp7.050, dengan cut loss di bawah Rp7.000. Target terdekat berada di Rp7.125–Rp7.200.

Speculative Buy pada rentang Rp1.835–Rp1.850, cut loss di bawah Rp1.835. Target jangka pendek Rp1.890–Rp1.910.

INET

Buy if Break Rp525, dengan target Rp555–Rp590. Cut loss disarankan di bawah Rp490.

DEWA

Buy if Break Rp770, target kenaikan di Rp795–Rp830, dan cut loss di bawah Rp745.

Buy on Weakness di area Rp1.835–Rp1.865, cut loss di bawah Rp1.835. Target terdekat Rp1.910–Rp1.975.

Speculative Buy pada kisaran Rp9.875–Rp9.950, cut loss di bawah Rp9.875. Target jangka pendek Rp10.100–Rp10.300.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru