Houthi: Amerika dan Inggris Kembali Lakukan Serangan ke Yaman
Nusantaraterkini.co, SANAA - Milisi Houthi mengungkapkan jika Amerika Serikat (AS) dan Inggris kembali melancarkan serangan udara di Provinsi Hodeidah, Yaman pada Minggu (14/1/2024).
Baca Juga : Israel Gempur Pelabuhan Hodeida, Houthi Klaim Pertahanan Udara Berhasil Tangkis Serangan
Kantor Berita Saba yang dikelola Houthi menyebutkan, serangan tersebut membidik Gunung Jida' di provinsi yang berada di Yaman bagian barat tersebut, seperti dikutip dari Antara, Senin (15/1/2024).
Baca Juga : Resmi, Timnas Indonesia U-17 Pastikan Lolos Piala Dunia 2025 di Qatar
Televisi pro-Houthi, Al-Masirah, juga menyatakan pesawat-pesawat pengintai AS terlihat terbang di Hodeidah.
Belum ada keterangan lebih jauh mengenai korban jiwa akibat serangan ini. Pemerintah AS sendiri belum mengomentari klaim Houthi ini.
Baca Juga : Pascaserangan Udara Amerika di Yaman, PBB Khawatirkan Ancaman Balasan Houthi
Pada Sabtu (13/1/2024) AS kembali melancarkan serangan udara di Sanaa, sehari setelah melancarkan serangan di wilayah-wilayah Yaman yang dikuasai Houthi.
Baca Juga : Serangan Udara Israel Guncang Sana’a, 35 Tewas dan 131 Terluka
Setelah serangan Jumat yang merenggut lima nyawa dan membuat enam orang terluka, Houthi bersumpah bahwa semua kepentingan AS dan Inggris menjadi "target sah" bagi pasukannya dalam menanggapi "agresi langsung dan nyata" mereka terhadap Yaman.
Kelompok Houthi menyerang kapal-kapal kargo milik atau yang dioperasikan perusahaan-perusahaan Israel atau yang mengangkut barang-barang ke dan dari Israel, di Laut Merah sebagai bentuk solidaritas kepada Gaza yang diserang Israel sejak 7 Oktober.
(zie/nusantaraterkini.co)
