nusantaraterkini.co, JAKARTA - Guna menghadapi sejumlah tantangan yang muncul akibat kebijakan tarif resiprokal yang diterapkan Amerika Serikat, pemerintah perlu mendorong penguatan kerja bersama dengan strategi yang tepat.
"Dengan strategi yang tepat, Indonesia dapat mengubah tantangan menjadi momentum untuk memperkuat posisi di panggung perdagangan global yang terus berubah saat ini," kata Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat, Kamis (17/4/2025).
Menurut Lestari, ketergantungan pada pasar AS membuat Indonesia rentan terhadap guncangan perdagangan.
Baca Juga : Lawan Sabotase Energi: Havana Kecam Praktik Premanisme Global Amerika Serikat
Maka, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, diperlukan transformasi ekonomi dari ekspor komoditas mentah ke produk lainnya.
Menurut Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu, arah pembangunan nasional, khususnya ekonomi, harus berorientasi pada penciptaan kesempatan kerja demi mengurangi pengangguran dan kemiskinan.
Karena itu, tegas Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, pendekatan distribusi kesejahteraan, distribusi manfaat untuk seluas-luasnya kemakmuran rakyat harus diterapkan.
Baca Juga : Iran Siap Negosiasi dengan AS dengan Syarat Tanpa Ancaman
"Kita harus bersama-sama bekerja keras dengan strategi yang tepat untuk menghadapi sejumlah tantangan yang kita hadapi ini," pungkas Rerie.
(cw1/nusantaraterkini.co)
