Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani meminta kadernya tak mudah terpancing dengan berbagai narasi yang menyudutkan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Muzani mengingatkan bahwa kontestasi pemilihan presiden (Pilpres) 2025 hanya sesaat. Oleh karenanya, kader Gerindra harus turut menjaga persatuan di masyarakat.
“Serta menahan diri, jangan mengancam. Jagalah ritme perjuangan kita, karena sesungguhnya semua (capres) yang bertanding, berdebat adalah keluarga besar Indonesia,” ujar Muzani pada kader Gerindra di Karawang, Jawa Barat dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (13/1/2024).
Baca Juga : Partai Gerindra Gelar Sosialisasi Penggunaan Cortex Bersama Direktorat Jenderal Pajak
Dia juga mendorong agar kader Gerindra berjuang dengan total untuk memenangkan Prabowo-Gibran dalam satu putaran di pemilihan presiden (Pilpres) 2024.
Menurutnya, upaya itu perlu dilakukan untuk menjaga agar masyarakat tak terpecah belah seperti pada Pilpres 2019.
“Karena itu ke-bhinekaan kita, ke-Pancasila-an kita harus dijaga dengan Prabowo-Gibran menang satu putaran,” kata Muzani.
Baca Juga : DPP Partai Gerindra Sosialisasikan Sistem Perpajakan Cortex ke Seluruh Kader
Terakhir, dia menekankan bahwa Indonesia adalah negara besar yang tak mungkin dikelola sendiri oleh Gerindra. Oleh karena itu,
Muzani menegaskan bahwa Prabowo bakal merangkul semua pihak jika nantinya memenangkan Pilpres 2024.
“Kita akan rukun lagi, bersama-sama lagi, guyon-guyon lagi. Keluarga besar bangsa Indonesia, seluruh rakyat Indonesia harus bersama-sama membangun negara ini,” ujarnya. (rsy/nusantaraterkini.co)
Baca Juga : Sutrisno Pangaribuan: Tidak Ada Ruang Bagi Tindakan Rasis di PDI Perjuangan
