nusantaraterkini.co, DELI SERDANG - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lubuk Pakam Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Kantor Wilayah Sumatera Utara lakukan ibadah Natal bersama pada Sabtu (21/12/2024).
Kegiatan yang dilaksanakan di Geraja Oikumene Lapas Lubuk Pakam ini dihadiri langsung oleh Kalapas Lubuk Pakam, Sangapta Surbakti.
Didampingi para pejabat lainnya, Sangapta menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu jenis pembinaan kerohanian di Lapas bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) beragama Kristen.
Baca Juga : Lapas Kelas I Medan Ikuti Pencanangan Zona Integritas Menuju WBK-WBBM 2026
"Hari ini kita juga akan membagikan 15 paket sembako bagi keluarga WBP yang datang ke Lapas Lubuk Pakam, dimana hal ini sesuai dengan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden serta 13 Program Akselerasi Menteri Imipas. Semoga dengan adanya kegiatan ini, para WBP kita semakin termotivasi dalam menjalani sisa masa Pidananya. Hingga akhirnya keluar dari Lapas Lubuk Pakam dapat menjalani kehidupannya menjadi lebih baik. Amin," ujar Sangapta.

Sejumlah warga binaan pemasyarakatan membasuh dan mencium kaki orang tua mereka dalam Ibadah Natal yang digelar Lapas Kelas IIB Lubuk Pakam. (Foto: Dok, Humas Lapas)
Baca Juga : Pastikan Pengolahan Makanan yang Higienis dan Berkualitas, Lapas Cipinang Terapkan Standar Dapur Sehat
Hal senada juga disampaikan Kasi ADM, Kamtib, Tiopan Situmorang yang juga selaku ketua panitia Natal Lapas Tahun 2024.
Dia mengatakan, Natal kali ini berbeda dengan Natal sebelumnya. Tahun ini Natal Lapas Lubuk Pakam mengadakan basuh kaki untuk WBP kepada orangtua/istri/maupun keluarga mereka.
"Hal ini sebagai wujud pembinaan juga bagi WBP kita untuk memiliki keyakinan bahwa masuk ke Lapas Lubuk Pakam hanya 1 kali dalam seumur hidup dan tidak untuk diulang," kata Tiopan.
Baca Juga : Transformasi Lapas: Dari Sistem Klasik Menuju Pusat Pembinaan Produktif
"Basuh kaki adalah ungkapan menyayangi dan permohonan maaf. Semoga para WBP kita mengalami perubahan yang baik usai penyelenggaraan Natal tahun ini. Amin," tutup Tiopan sembari berharap seluruh WBP dapat berubah usai bebas menjalani hukuman.
Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 jam ini diisi dengan khotbah oleh Pdt.M.Sihombing yang menekankan setiap orang untuk menjadi terang dunia (Yohannes 8 : 12).
(Dra/nusantaraterkini.co).
Baca Juga : Lapas Padangsidimpuan Ikuti Kick Off Peringatan Bhakti KemenImipas ke-1 Tahun 2025
