Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Erick Thohir Bantah Isu Program Makan Siang Potong Subside Energi

Editor:  Annisa
Reporter: Shakira
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: 20detik)

Nusantaraterkini.co - Menteri BUMN Erick Thohir merespons terkait isu program makan siang gratis pasangan calon nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang akan dipangkas dari subsidi energi.

Dilansir detikFinance, Minggu (18/2/2024), Erick mengaku tidak tahu terkait informasi tersebut. Katanya, pemerintah sudah banyak menyalurkan subsidi energi yang terbagi dari bahan bakar minyak (BBM), LPG, dan listrik hingga Rp 540 triliun.

"Saya belum dengar (rencana pemangkasan subsidi energi untuk makan siang gratis). Yang pasti Indonesia sudah beri subsidi energi sampai Rp540 triliun, di mana penggunaannya itu harus tepat sasaran," ucap Erick, dikutip dari detikcom, Minggu (18/2).

Baca Juga : Resmi Latih Timnas Indonesia, John Herdman Targetkan Lolos Piala Dunia 2030

Erick mengatakan program makan siang gratis dan subsidi energi merupakan konteks yang beda. Ia malah mengimbau pentingnya pemberian makanan yang tepat untuk anak-anak sejak kecil. Baginya, makanan merupakan penting untuk membangun generasi emas Indonesia.

Erick menyebut anggaran untuk menjalankan program tersebut bisa dicari dari berbagai sumber. Namun, ia menilai dirinya tak berhak membahas hal tersebut lantaran belum ranahnya.

"Alokasi dananya kan itu bisa dicari dari berbagai efisiensi, seperti apa efisiensi ya nanti, saya tidak berhak bicara itu karena saya ini masih bekerja dan melayani pemerintahan di bawah Pak Jokowi. Tapi, saya pastikan pembicaraan itu masih dalam pembicaraan, bukan menjadi sebuah keputusan," katanya.

Baca Juga : Besok, PSSI Resmi Perkenalkan John Herdman Sebagai Pelatih Baru Timnas Indonesia

Terdapat penelitian yang menyebut usia penduduk Indonesia merupakan salah satu yang terpendek di dunia. Menanggapi hal tersebut, Erick mengatakan penting memikirkan asupan gizi anak sedari dini.

"Artinya apa, harus ada perubahan asupan protein dan vitamin sejak dini. Karena apa, pembangunan ekonomi ke depan berdasarkan knowledge based economy bahwa kepintaran manusianya menciptakan pertumbuhan ekonomi baru, tidak bisa hanya sumber daya alam saja. Nah, ini yang sedang didorong pemerintahan Pak Prabowo dan Mas Gibran," ujarnya.

Sebelumnya, isu pemotongan subsidi energi ini muncul dari Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Eddy Soeparno. Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu sempat melakukan wawancara dengan sebuah stasiun televisi internasional.

Baca Juga : Segini Anggaran Makan Siang Gratis Tuk Anak Sekolah di Indonesia Program Pemerintah Era Prabowo

(Ann/Nusantaraterkini.co)

Sumber: CNNIndonesia.com