DPRD Medan Sebut Biaya Parkir yang Baru Memberatkan Masyarakat
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, menyebutkan jika tarif parkir tepi jalan sangat memberatkan. Oleh karena itu, Walikota Medan Rico
nusantaraterkini.co, MEDAN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, menyebutkan jika tarif parkir tepi jalan sangat memberatkan. Oleh karena itu, Walikota Medan Rico Waas, diminta untuk menurukan tarifnya.
“Tarif parkir yang diterapkan Dishub Medan saya pikir harus dievaluasi ulang oleh Wali Kota Medan, Rico Waas. Karena kondisi ekonomi saat ini sangat sulit dan jangan makin kita tambah beban masyarakat,” ucap anggota Komisi III DPRD Medan, Agus Setiawan saat dihubungi, Senin (28/4/2025).
Dia juga menyebutkan, terkait skema perparkiran di Kota Medan justru menguntungkan para juru parkir liar (jukir). Hal tersebut, katanya, berangkat dari sejumlah laporan masyarakat tentang adanya pungutan parkir yang dilakukan oleh para jukir.
Baca Juga : Polemik Dugaan Bisnis Narkoba di Lapas Tanjung Gusta Medan: Bantahan Resmi dan Pemindahan Napi
Ironisnya, kutipan parkir ke masyarakat yang dilakukan oleh jukir tarifnya sama seperti yang termaktub dalam Perda Nomor 1 tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.
"Kita berharap Dishub Medan segera tertibkan para jukir liar ini dengan melibatkan aparat kepolisian. Karena jelas apa yang dilakukan jukir liar itu adalah pungutan liar (pungli), dan ini harus ditindak tegas,” katanya.
Diketahui, berdasarkan Perda Nomor 1 tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) telah menerapkan tarif baru parkir.
Baca Juga : Belasan Semburan Lumpur Panas di Madina, Walhi Sumut Tuding PT SMGP Ancaman Nyata bagi Warga dan Lingkungan
Adapun tarif kendaraan yang baru, Rp 3 ribu untuk sepeda motor, dari awalnya Rp 2 ribu. Sedangkan mobil atau roda empat menjadi Rp 5 ribu dari semula Rp 3 ribu.
Sementara tujuan, Dishub Medan ingin menaikkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Retribusi parkir tersebut. Akan tetapi, keinginan untuk mendongkrak PAD justru tidak sesuai yang diharapkan.
“Saran saya, masih banyak cara lain untuk meningkatkan PAD. Mari kita (Pemko dan DPRD) duduk sama-sama mencari apa yang bisa kita cari sebagai sumber potensial untuk menambah PAD dari sektor parkir ini,” katanya.
(Cw7/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
POLITIKRUU Pemilu, Hensa Ingatkan Threshold Jangan Mengabaikan Suara Pemilih
Herman Saleh Harahap·10 menit yang lalu -
-
POLITIKVideo Call Saat Rapat, Formappi Minta MKD Panggil Moreno Soeprapto
Herman Saleh Harahap·43 menit yang lalu -
SUMUTAktivis Madina Soroti Kinerja Sagtas PETI, Minta Segera Tindak Aktor Intelektual dan Pendana
Herman Saleh Harahap·55 menit yang lalu -
EKONOMISertifikasi Halal DIminta Tak Jadi Beban Baru bagi UMKM
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NEWSTNI Raihย Empat Rekor MURI Melalui Kegiatan Bersama Masyarakat
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
NEWSMagangHub Batch 2 Dimulai Hari Ini, Peserta Diminta Bersiap
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu -
E-SportKlasemen MPL ID S18: TLID Kokoh di Puncak, EVOS Beri Kejutan, Peluang RRQ Menipis
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu -
NEWSWorld Cleanup Day 2026, Wali Kota Binjai Ajak Warga Jadikan Gotong Royong Budaya
hendra·11 jam yang lalu -
E-SportKejar Peningkatan Prestasi Nasional, ESI Sumut Gelar Kejurprov Esport 2026
Herman Saleh Harahap·12 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan