Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Dituduh Rebut Pelanggan, Dua Remaja Dianiaya Mantan Bos Pemilik Depot Air Galon

Dua remaja di Medan Marelan diduga dianiaya mantan bos setelah dituduh merebut pelanggan depot air galon. Kasus dilaporkan ke polisi.

Tangkapan layar CCTV saat terduga pelaku melakukan penganiayaan terhadap dua remaja di bawah umur berinisial B (17) dan J (16) di Marelan Pasar 4, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Kamis (20/8/2016). (foto : istimewa)
Tangkapan layar CCTV saat terduga pelaku melakukan penganiayaan terhadap dua remaja di bawah umur berinisial B (17) dan J (16) di Marelan Pasar 4, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Kamis (20/8/2016). (foto : istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co - Dituduh ambil pelanggan mantan bos, dua di bawah umur jadi korban di kawasan , Kelurahan , Kecamatan , Kamis (20/8/2026) lalu.

Korban berinisial B (17) dan J (16) menjadi oleh mantan bos mereka, diduga dipicu oleh aksi kedua korban yang dianggap merebut pelanggan milik terduga pelaku bernama Bembeng. 

, ibu korban berinisial B, menjelaskan, anaknya bersama J sebelumnya bekerja di depot air galon milik terduga pelaku sebagai pengantar air minum isi ulang.

Namun, saat itu isi ulang tempat terduga pelaku ini sudah tidak lagi buka selama lebih dari satu minggu. Sehingga, kedua korban pun pindah bekerja di depot air galon lain yang tidak jauh dari tempat usaha milik terduga pelaku.

Setelah pindah bekerja, kedua korban pun mendapat pesanan 3 galon untuk diisi ulang oleh pelanggan tempat mereka bekerja sebelumnya. Hal inilah, yang mengakibatkan terduga pelaku emosi dan melakukan terhadap kedua korban.

Kedua korban dipukul bagian perut, dijambak, dan ditoyor oleh terduga pelaku yang tidak lain merupakan mantan bos mereka bekerja sebelumnya.

"Saat melintas di rumah pelanggan, salah satu warga memanggil dan meminta diisikan tiga galon air. Namun, karena tempat air milik Bembeng tutup selama satu minggu, warga tersebut meminta tolong diisikan di tempat keduanya bekerja," ujar saat ditemui, Kamis (27/8/2026).

Sementara itu, Ibu korban mengaku telah melaporkan kasus ini ke dan berharap terduga pelaku segera ditangkap serta bertanggung jawab atas perbuatannya. 

"Sudah buat laporan, tinggal menunggu hasil . Saya berharap pelaku bertanggungjawab dengan perbuatannya," pungkasnya.

(Alfi/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait