Nusantaraterkini.co, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto disambut hangat oleh siswa-siswi yang sudah menunggu kedatangannya di Sekolah Rakyat Margaguna, Jakarta Selatan.
Selain menyanyikan yel-yel 'Selamat Datang Bapak', mereka juga menyambut kunjungan Presiden dengan tarian tradisional.
Baca Juga : Abdul Fikri Faqih Dukung Gagasan Sekolah Rakyat Prabowo untuk Atasi Kemiskinan dan Tingkatkan SDM
Setelah sambutan yang hangat, Prabowo langsung menghampiri siswa-siswi dan menjabat tangan mereka sekaligus berbincang sejenak.
Kunjungan itu dilanjutkan dengan inspeksi ke kamar salah satu siswa, di mana Prabowo menghabiskan waktu beberapa menit untuk merasakan bagaimana mereka belajar di fasilitas tersebut.
Prabowo juga menyempatkan diri untuk berbincang dengan siswa-siswi di ruang kelas.
"Alhamdulillah, Sekolah Rakyat bisa memberi kesempatan bagi anak-anak putus sekolah untuk kembali belajar. Anak-anak yang sebelumnya minder karena kondisi ekonomi keluarganya, kita tarik, kita beri lingkungan terbaik agar mereka percaya diri dan mendapat pendidikan yang layak," ujar Prabowo setelah berkunjung ke Sekolah Rakyat, Kamis (11/9/2025).
Dari segi fasilitas, menurutnya sudah sangat baik.
Baca Juga : Sakiti Hati Rakyat Lewat Podcast, Keponakan Prabowo Mundur sebagai Anggota DPR RI
Misalnya, tempat tidur nyaman untuk masing-masing siswa yang dilengkapi dengan kamar mandi.
Mengenai teknologi, ia mengaku Indonesia memang masih tertinggal.
Ia menegaskan, korupsi dan kebocoran finansial lainnya harus diberantas sehingga dapat difokuskan untuk investasi demi kesejahteraan rakyat, termasuk mendorong pendidikan masa depan penerus bangsa.
Ia menargetkan untuk menyediakan tiga layar digital pintar (Smart Digital Screen) per satu sekolah pada tahun depan.
Baca Juga : Prabowo: Sekolah Berkualitas akan Jangkau Juga Anak-anak Keluarga Miskin Desil 2 hingga 5
Namun, idealnya satu kelas mendapat satu layar guna mendorong pendidikan interaktif.
"Sekolah Rakyat bukan hanya angan-angan. Saat ini sudah ada 100, akhir bulan menjadi 165, tahun depan bertambah 100 lagi, dan seterusnya. Sekolah lain pun akan diperbaiki. Kita harus membuat yang tampak mustahil menjadi mungkin. Dengan niat, tekad, dan kepercayaan diri. Think big, do our best, make the impossible possible," imbuhnya.
(cw1/nusantaraterkini.co)
