Nusantaraterkini.co, PALEMBANG – Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Takeda menyediakan 5.000 dosis vaksin Dengue gratis bagi anak-anak di Kota Palembang sebagai bagian dari proyek percontohan nasional dalam menekan angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, dr Trisnawarman menyebutkan, Palembang merupakan satu dari tiga daerah di Indonesia yang terpilih sebagai lokasi penelitian pemberian vaksin ini.
Program tersebut menyasar anak-anak usia sekolah khususnya rentang usia 6 hingga 12 tahun, yang dinilai paling rentan terpapar nyamuk Aedes aegypti.
Baca Juga : Mengenal Influenza A H3N2, 'Super Flu' yang Incar Lansia dan Ibu Hamil
"Akan ada vaksin Dengue yang diberikan gratis untuk 5.000 anak di Palembang sebagai tahap penelitian pertama. Jika melalui jalur mandiri atau berbayar, harga vaksin ini mencapai Rp1,4 juta untuk dua kali suntik atau sekitar Rp700 ribu per dosis," ujarnya, Selasa (13/1/2026).
Ia menjelasksan, pemilihan kelompok usia anak didasarkan pada tingkat imunitas yang masih berkembang serta tingginya interaksi mereka di lingkungan sekolah yang sering menjadi titik penularan.
Vaksin buatan Takeda yang digunakan, diklaim memiliki tingkat efektivitas hingga 80 persen dalam mencegah keparahan gejala hingga risiko kematian.
"Vaksin ini 80 persen efektif untuk mengurangi sakit parah dan kematian pada anak-anak. Jika mereka terinfeksi, gejalanya tidak akan parah, hanya seperti demam biasa saja," jelasnya.
Baca Juga : 62 Kasus Super Flu Terdeteksi di Indonesia, Jawa Timur Jadi Penyumbang Terbanyak
Peluncuran resmi program ini direncanakan akan dilakukan langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan pada periode sebelum memasuki bulan Ramadan mendatang.
Meski vaksinasi mulai diperkenalkan, masyarakat tetap diimbau untuk konsisten melakukan gerakan 3M (Menguras, Menutup, Mengubur) sebagai benteng utama pencegahan.
"Harapan kita ke depan pemerintah bisa menganggarkan ini secara berkelanjutan. Upaya 3M tetap berjalan, tetapi vaksin ini adalah pelapis terbaik yang ada saat ini untuk melindungi anak-anak kita," pungkasnya.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
