Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Dilaporkan Hilang, Siswi SMA Muhammadiyah 18 Sunggal Dibawa Kabur Ibu Kandung

Editor:  Herman Saleh Harahap
Reporter: Muhammad Alfi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Sofyan Hadi (47) ayah kandung Nayla Charaya Hadi (16) warga Jalan Sei Mencirim, Desa Paya Geli, Kecamatan Sunggal, saat tengah membuat pengaduan di Mapolsek Medan sunggal terkait hilangnya Nayla yang diduga di bawa kabur ibu kandungnya sendiri, Jumat (14/11/2025) malam. (Foto : Muhammad Alfi/Nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co,MEDAN - Nayla Charaya Hadi (16) siswi SMA Muhammadiyah 18 Sunggal, yang dikabarkan hilang saat tengah berada di sekolah, ternyata dibawa kabur oleh ibu kandungnya sendiri yang telah meninggalkannya sejak 15 tahun yang lalu.

"Saya berusaha terus untuk menghubungi ibu kandung Nayla, tapi gak diangkat. Sampai akhirnya ada diangkat cuma berapa detik aja, dan dia bilang kalau saat ini sudah berada di Batam," jelas ayah Nayla, Sofyan Hadi (47),  Sabtu (15/11/2025).

Baca Juga : KontraS Soroti Bantahan Kodam I/BB soal Pria Cepak Diduga Provokator saat Aksi Bubarkan DPR di Sumut 

Sebelumnya, Sofyan Hadi (47) yang merupakan warga Jalan Sei Mencirim, Desa Paya Geli, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, sudah membuat pengaduan, di Mapolsek Sunggal, Jumat (14/11/2025) malam. Pengaduan terdaftar dengan  nomor pengaduan STPLMR/58/XI/2025/SPKT/SEK SUNGGAL.

Diceritakan Sofyan, jika putri semata wayangnya itu (Nayla) merupakan anak yang ia peroleh dari istri pertamanya. Namun, sejak 15 Tahun yang lalu, tepatnya saat Nayla berusia 11 bulan, dirinya pun berpisah dengan istrinya tersebut.

"Dari usia Nayla 11 bulan, anak saya itu sudah ditinggal sama ibunya. Jadi, selama 15  tahun lebih ini saya yang merawat anak saya itu seorang diri," ujar Sofyan.

Kembali dijelaskan Sofyan, terkait informasi keberadaan Nayla yang dibawa kabur oleh ibu kandungnya itu, berhasil ia peroleh setelah mendesak pihak sekolah SMA Muhammadiyah 18 Sunggal untuk memberi informasi.

Saat itu, salah seorang guru piket yang ada di sekolah pun menjelaskan, Nayla dijemput seorang wanita yang mengaku sebagai ibu kandung dari Nayla.

Baca Juga : Siswa SMP Felix Sunardi Wijayanto Waruwu Tinggalkan Rumah, Keluarga Harapkan Informasi Keberadaannya 

"Setelah saya tanya terus sama guru di sekolahnya itu, akhirnya mereka ngaku kalau Nayla dijemput sama ibu kandungnya. Tapi yang saya sesalkan, kenapa mereka gak konfirmasi dulu ke saya. Kan mereka tau saya ini wali muridnya selama ini," ucap Sofyan dengan nada kesal.

Terkait hal ini, Sofyan pun sangat menyesalkan apa yang telah dilakukan pihak sekolah SMA Muhammadiyah 18 Sunggal. Dimana, dirinya menduga adanya persekongkolan antara pihak sekolah dengan ibu kandung anaknya tersebut.

"Selama ini kan sekolah tau kalau saya ini wali murid Nayla, dan ternyata selama beberapa hari sebelum Nayla hilang, ibunya itu ada datang ke sekolah untuk ngurus berkas-berkas penting. Kok bisa itu di kasih sama pihak sekolah," paparnya.

(Cw4/Nusantaraterkini.co)