Diduga Sebar Video Pacar di Instagram, Pria di Kebon Jeruk Tewas Ditusuk Delapan Kali
Pria di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, tewas ditusuk delapan kali usai perselisihan yang dipicu dugaan penyebaran video pacarnya di Instagram.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Perselisihan yang dipicu dugaan penyebaran video seorang perempuan di media sosial berakhir tragis di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Seorang pria tewas setelah mengalami delapan luka tusuk dalam insiden yang terjadi pada awal Juli 2026.
Pelaku berinisial SE alias MBOT telah diamankan jajaran Polsek Kebon Jeruk. Ia ditangkap di kediamannya pada Rabu (15/7/2026) setelah beberapa hari melarikan diri usai kejadian.
Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Nur Aqsha Ferdianto menjelaskan, konflik bermula dari dugaan korban bahwa pelaku telah menyebarkan video kekasihnya yang berinisial GI melalui akun Instagram. Dugaan tersebut memicu rasa cemburu dan berujung pada pertengkaran.
"Korban merasa tidak terima karena mengira pelaku menyebarkan video pacarnya di Instagram. Kesalahpahaman itu kemudian berkembang menjadi perselisihan yang berakhir dengan tindak kekerasan," ujar Nur Aqsha, Sabtu (18/7/2026).
Peristiwa itu terjadi pada Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 18.15 WIB. Saat itu, pelaku datang ke rumah korban untuk menemui seorang rekannya. Namun karena orang yang dicarinya tidak berada di tempat, pelaku menunggu sambil berbincang dengan warga di sekitar lokasi.
Tak lama kemudian, korban keluar dari rumah dalam kondisi emosi dan langsung menghampiri pelaku. Adu mulut yang terjadi berubah menjadi perkelahian setelah korban disebut lebih dahulu melayangkan pukulan.
Dalam perkelahian tersebut, keduanya terjatuh di dekat pot bunga. Saat itulah pelaku mengambil sepotong besi yang berada di sekitar lokasi dan menggunakannya untuk menyerang korban. Korban mengalami delapan luka tusuk akibat serangan tersebut.
Usai melakukan penusukan, pelaku membuang besi yang digunakan di lokasi kejadian sebelum melarikan diri ke rumahnya.
Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk AKP Ganda Sibarani mengatakan polisi berhasil mengungkap keberadaan pelaku berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan para saksi.
"Pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan di rumahnya. Saat ini yang bersangkutan telah ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut," ujar Ganda.
Polisi memastikan perkara tersebut akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Masyarakat juga diimbau untuk tidak menyelesaikan persoalan dengan cara kekerasan.
"Kami mengajak masyarakat menyelesaikan setiap persoalan dengan kepala dingin dan melalui jalur hukum. Jangan mudah terpancing emosi karena tindakan kekerasan hanya akan merugikan semua pihak," tutup Nur Aqsha.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NASIONALLantik 14 Pejabat Kemenkeu, Suahasil Tekankan Optimasi Penerimaan
Herman Saleh Harahap·1 menit yang lalu -
PENDIDIKANTangkal Radikalisme, Densus 88 Dukung Pembatasan Gawai Kemenag
Herman Saleh Harahap·14 menit yang lalu -
KOTA MEDANZakiyuddin Harahap Minta Hima Lubis Dorong Aksi Sosial
Herman Saleh Harahap·27 menit yang lalu -
SEPAKBOLAPSMS Bantai Persiku 6-0, Kadispora Sumut Ngaku Takjub
Herman Saleh Harahap·35 menit yang lalu -
KRIMINALKomplotan Pencurian Invetaris Palembang Golf Club Diciduk, Dua Masih Buron
Herman Saleh Harahap·43 menit yang lalu -
POLITIKRUU Pemilu, Hensa Ingatkan Threshold Jangan Mengabaikan Suara Pemilih
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
-
POLITIKVideo Call Saat Rapat, Formappi Minta MKD Panggil Moreno Soeprapto
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
SUMUTAktivis Madina Soroti Kinerja Sagtas PETI, Minta Segera Tindak Aktor Intelektual dan Pendana
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
EKONOMISertifikasi Halal DIminta Tak Jadi Beban Baru bagi UMKM
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan