Diduga Paksa Pacar Aborsi, Ipda Fajri Dicopot dari Jabatannya
Ipda Yohananda Fajri, personel polisi yang sempat viral diduga hamilin dan paksa pacar aborsi dicopot dari jabatannya.
nusantaraterkini.co, ACEH - Ipda Yohananda Fajri, personel polisi yang sempat viral diduga hamilin dan paksa pacar aborsi dicopot dari jabatannya.
Dalam postingan viral itu, disebut kalau pacarnya sampai mengalami pendarahan.
Kabid Propam Polda Aceh, Kombes Pol Eddwi Kurniyanto mengatakan akan mengusut kasus tersebut hingga tuntas.
Baca Juga : 13 Pelajar SMPN 7 Mojokerto Tenggelam saat Outing Class di Pantai Drini: 3 Tewas, 1 Hilang
"Polda Aceh akan mengusut kasus ini hingga tuntas dan transparan. Tidak ada yang kami tutupi," ujar Eddwi, Selasa (28/1/2025).
Eddwi menuturkan, sejak kasus ini mencuat ke publik dan viral di media sosial, pihaknya langsung bergerak cepat menjemput Ipda Fajri, Akpol 2023 ini ke Polres Bireuen untuk menjalani pemeriksaan Propam Polda Aceh.
"Ini ramai dari akun Vanesa, setelah ini ramai dan berita viral, langsung kita tindak lanjuti, ini tugas di Polres Bireuen, kita tarik dari propam dengan cepat," ujarnya dikutip kumparan.
Baca Juga : 4 Mantan Perwira Satreksrim Metro Jaksel Dipatsus, Termasuk AKBP Bintoro: Dugaan Pemerasan Rp20 Miliar
Saat ini Ipda Fajri dalam pembinaan Propam Polda Aceh. Dalam waktu dekat ia akan menjalani sidang etik. Polda Aceh juga menyampaikan permintaan maaf atas adanya kasus ini.
“Sebelumnya mohon maaf dan prihatin atas kejadian tersebut,” kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto, Selasa (28/1/2028).
Sebelumnya, kabar mengenai tindakan kekerasan yang dilakukan Ipda Yohananda Fajri pertama kali terungkap melalui akun Instagram @hushwatchid dan Twitter @tukangbedah00.
Baca Juga : 4 Pelaku Sindikat Rokok Pita Cukai Palsu Diringkus Polres Labuhanbatu Selatan
Korban, seorang pramugari yang menjalin hubungan asmara dengannya, mengungkapkan pengalaman traumatis akibat perlakuan sang oknum polisi.
Dalam pengakuannya, korban mengalami kekerasan fisik dan mental selama menjalin hubungan tersebut.
"Dia tidak akan berhenti sampai saya terluka atau berdarah," ungkap korban, menggambarkan penderitaan yang dialaminya.
Lebih parahnya, korban mengaku dipaksa melakukan aborsi hingga mengalami keguguran, yang kemudian menyebabkan infeksi rahim dan kanker.
Korban juga mengungkapkan bahwa Ipda Yohananda Fajri berdalih tidak dapat menikahinya karena aturan Akpol melarang hubungan tersebut.
Dalam keterangannya yang dikutip dari Instagram @hushwatchid, korban menyebut dirinya dicekoki obat untuk menggugurkan kandungan, dengan dalih bahwa anak yang dikandungnya dianggap sebagai sumber masalah.
"Dia bilang anak itu sumber masalah dan dia tidak bisa menikahi saya karena aturan Akpol melarang," ujar korban.
Kasus ini menjadi viral setelah unggahan di Twitter dan Instagram menyebar dengan cepat.
(Dra/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KRIMINALHendak Terbang ke Kuala Lumpur, Penumpang Bawa 700 Gram Emas Digagalkan Bea Cukai
hendra·9 menit yang lalu -
NEWSFilep Wamafma Soroti DTSEN KIP Kuliah 2026: Jangan Sampai Mahasiswa Putus Kuliah
hendra·33 menit yang lalu -
NEWSKasus Lapas Cibinong, Pangeran Khairul Saleh Minta Pengunduran Diri Dirjenpas Ditangguhkan
hendra·54 menit yang lalu -
SUMSELGubernur Sumsel Bakal Perluas Kolam Retensi untuk Atasi Banjir Simpang Polda Jelang Musim Hujan
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSFormappi Soroti Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran: Kini Lebih Tepat Disebut Kabinet Kompromi
hendra·1 jam yang lalu -
KRIMINALDitawar Rp300 Ribu untuk Seks, Pria di Labura Bunuh Pasangan Sesama Jenis: Satu Pelaku di Bawah Umur
hendra·2 jam yang lalu -
NEWSTak Banyak yang Tahu, Kapolri Suyudi Ario Seto Pernah Pamer Aksi Debus Bengkokkan Golok
hendra·3 jam yang lalu -
EKONOMIHarga Emas Turun Tipis ke Rp2.576.000 Per Gram, Perak Naik Menjadi Rp40.750
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
EKONOMIDPR Desak BI Perketat Keamanan QRIS dan Lindungi 65 Juta Pengguna dari Kejahatan Siber
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
POLITIKPengamat: Prabowo dan Jokowi Bisa Berhadapan di Pilpres Mendatang Jika Loyalis Dicopot
Rozie Winata·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan