Nusantaraterkini.co, LANGKAT - Kandang peternakan ayam potong yang berada di Dusun VI, Desa Pematang Serai, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, ludes terbakar.
Diduga terbakarnya kadang peternakan ayam potong milik warga yang bernama Agus ini, diduga sengaja dibakar oleh anggota kerjanya pada, Jumat (10/5/2024) pagi.
"Mulanya, pada waktu itu saya masih tidur, kebakarannya pagi, sekitar pukul 07.00 WIB. Tetangga saya menjerit manggil saya, kalau kandang peternakan ayam potong terbakar," ujar Agus, Rabu (29/5/2024).
Baca Juga : CERPEN: Kembali ke Kandang
Mendengar kejadian itu, Agus pun keluar. Ia melihat api sudah membesar, dan berupaya memadamkan menggunakan kompresor air.
"Api pun berhasil dipadamkan, pemadam kebakaran pun sempat datang. Waktu itu memang kondisi kadang masih kosong, besoknya ayam baru masuk," ujar Agus.
Awalnya Agus tak berani jika musibah yang dialaminya ini, sengaja dilakukan oleh seseorang.
Baca Juga : Sepuluh Rumah di Medan Terbakar, Warga Dengar Suara Ledakan
"Cuma memang ada anggota saya yang kami curigai. Memang setelah kebakaran itu, dia gak pernah muncul lagi," ujar Agus.
"Kami sudah buat laporan ke Polsek Tanjung Pura, tapi dalam bentuk dumas. Dan jika memang ini sengaja dibakar kami minta diusut. Kalau memang gak sengaja memang murni musibah, kita hentikan," sambungnya.
Lanjut Agus, memang anggotanya yang gak pernah muncul lagi ini, sempat membakar obat nyamuk.
Baca Juga : Rumah Hakim di Medan Terbakar Tiba-tiba, LBH Medan: Ancaman Serius Terhadap Penegak Hukum
"Sedangkan anggota saya yang lain, sampai sekarang ini ada masih kerja sama saya. Dan kemudian saya dapat info, jika anggota saya yang gak pernah menunjukkan batang hidungnya ini lagi pasca kebakaran, ternyata anak kawan dari orang gak senang sama saya," ujar Agus.
Kemudian, timbullah kecurigan Agus, apa benar jika anggota kerjanya memang disuruh membakar kadang peternakan ayam potongnya.
"Kanit Polsek Tanjung Pura sempat telepon saya, katanya sabar. Dan alasan pihak polsek, saat ini mereka lagi sibuk menangani persoalan pengungsi Rohingya. Harapannya, semoga kejadian yang kami alami segera diproses. Soalnya sudah hampir tiga minggu kejadiannya," ujar Agus.
Sedangkan itu, atas peristiwa ini, Agus mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp 100 juta.
"Beberapa waktu yang lalu memang usaha saya ini sempat dirusuhi dengan orang yang gak senang sama saya. Jadi timbulkan kecurigan kami sekarang pasca terbakar ini," tambah Agus.
Sementara itu, Kanit Polsek Tanjung Pura, Iptu Kaspar Napitulu saat dikonfirmasi, membenarkan jika telah menerima laporan dalam bentuk dumas yang dilakukan pemilik kadang perternakan ayam potong.
Ia juga mengaku, akan segera memanggil saksi-saksi dalam peristiwa tersebut.
"Kebetulan saya lagi sakit, soal kejadian itu masih mau kita panggil saksi-saksi. Nanti baru kita pastikan diduga sengaja dibakar atau tidak," tutup Kaspar. (rsy/nusantaraterkini.co)
