Nusantaraterkini.co, MEDAN - Polda Sumatera Utara menggelar Tabliqh Akbar sekaligus deklarasi pilkada Sumut damai, pada Sabtu (23/11/2024) malam.
Kegiatan yang berlangsung di lapangan KS Tubun Mapolda Sumut itu, diisi dengan ceramah oleh Ustadz Das'ad Latif.
Baca Juga : Jelang Ramadan, Polda Sumut Gelar Apel Operasi Keselamatan Toba 2026
Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya menjaga kedamaian, persatuan, dan persaudaraan, saat-saat menjelang Pilkada.
Baca Juga : Grebek Sarang Narkoba, Polsek Sunggal Amankan Tiga Pelaku Narkoba
Ustadz Das'ad mengingatkan bahwa perbedaan pilihan politik bukanlah alasan untuk memecah belah masyarakat.
"Islam mengajarkan kita untuk menghargai perbedaan. Dalam Pilkada, kita boleh berbeda pilihan, tetapi jangan sampai terpecah," ucapnya.
Baca Juga : Tabligh Akbar Polda Sumut: Merajut Persatuan Demi Pemilukada Damai 2024
Ia juga menyoroti peran penting masyarakat dalam menjaga situasi yang kondusif.
Baca Juga : Pemko Medan Pastikan Pilkada 2024 Berlangsung Netral dan Bebas Intimidasi
"Keamanan dan kedamaian bukan hanya tugas aparat, tetapi juga tanggung jawab kita semua sebagai warga negara," katany.
"Jadikan Pilkada ini sebagai momentum untuk menunjukkan bahwa Sumatera Utara adalah daerah yang cinta damai,” tambahnya.
Baca Juga : EKSLUSIF, Gedung UMKM Square USU Belum Beroperasi, Aktifitas Pekerja Proyek Tidak Terlihat
Ustadz Das'ad Latif juga mengajak seluruh masyarakat untuk memilih pemimpin yang memiliki integritas dan amanah. Menurutnya, pemimpin yang baik adalah yang bekerja untuk kepentingan rakyat, bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.
Baca Juga : Bulog Sumsel Babel Optimalkan Penyerapan Gabah di Lalan, Dorong Peningkatan Indeks Tanam
"Gunakan hak pilih dengan bijak. Jangan tergoda dengan politik uang atau janji-janji palsu. Pilihlah pemimpin yang benar-benar peduli terhadap kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah (persaudaraan sesama Muslim) dan ukhuwah wathaniyah (persaudaraan kebangsaan) sebagai pilar utama dalam menjaga keutuhan bangsa.
"Kita semua adalah saudara. Setelah Pilkada usai, kita tetap hidup bersama dalam masyarakat yang sama. Jangan biarkan perbedaan pandangan politik memutuskan tali persaudaraan," pesannya.
Ceramah itu ditutup dengan doa bersama untuk kedamaian dan keberkahan Sumut serta pelaksanaan Pilkada yang aman dan lancar.
Ratusan peserta yang hadir tampak khusyuk dan antusias menyambut pesan-pesan damai yang disampaikan.
Acara Tabliqh Akbar ini menjadi simbol komitmen bersama untuk menjaga stabilitas dan keamanan di tengah-tengah dinamika politik.
(Cw7/Nusantaraterkini.co)
