Cegah PMI Nonprosedural, Imigrasi Padangsidimpuan Hadirkan Desa Binaan
Imigrasi Padangsidimpuan dan Kelurahan Hutaimbaru dirikan Desa Binaan cegah PMI ilegal ke luar negeri
Nusantaraterkini.co, PADANGSIDIMPUAN - Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Padangsidimpuan, bersama Kelurahan Hutaimbaru Kota Padangsidimpuan menghadirkan Desa Binaan Imigrasi (DBI) dan Petugas Imigrasi Pembina Desa (PIMPASA).
Lurah Hutaimbaru, Kota Padangsidimpuan, Nur Cahaya mengatakan, kehadiran Desa Binaan Imigrasi ini sangat membantu kelurahan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya warga yang inginan bekerja ke luar negeri.
"Keinginan bekerja ke luar negeri kerap menjadi pilihan warga untuk memperbaiki kehidupan ekonomi keluarga. Namun, di balik peluang tersebut tersimpan risiko serius apabila keberangkatan dilakukan secara nonprosedural," ungkapnya, Senin (7/9/2026).
Nur mengungkapkan, persoalan keberangkatan warga bisa menjadi dilema tersendiri bagi dirinya sebagai lurah.
Pasalnya, pemerintah kelurahan memberikan persetujuan administratif bagi warga yang hendak bekerja ke luar negeri.
“Kadang masyarakat menganggap kami mempersulit ketika kami meminta mereka lebih teliti dan berhati-hati. Padahal, kami hanya ingin memastikan mereka memahami risikonya,” ujarnya.
Kekhawatiran tersebut katanya, bukan tanpa alasan. Ia memiliki pengalaman ketika salah seorang warganya berangkat bekerja ke luar negeri sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) nonprosedural.
"Ketidak pahaman terhadap prosedur dan risiko bekerja di luar negeri akhirnya membawa persoalan serius hingga warga tersebut harus berhadapan dengan hukum dan masuk penjara di negara tempatnya bekerja," jelasnya.
Sementara, Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Padangsidimpuan, Rizki Ramadhan mengatakan, kehadiran Imigrasi di tengah masyarakat merupakan bagian dari upaya menghadirkan pelayanan sekaligus perlindungan yang lebih dekat dengan rakyat.
"Imigrasi sekarang hadir untuk rakyat. Kami berkolaborasi dan menjalin komunikasi dengan Kelurahan Hutaimbaru,” katanya.
Menurutnya, edukasi tidak harus selalu dilakukan dengan menunggu masyarakat datang ke kantor Imigrasi. Justru, melalui Desa Binaan Imigrasi, informasi dapat lebih dahulu disampaikan melalui perangkat kelurahan sebagai garda terdepan yang berinteraksi langsung dengan warga.
(Ron/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
EKONOMIAwali Pekan, Harga Emas Antam Terkoreksi Rp10.000 Jadi Rp2.628.000 per Gram
Rozie Winata·16 menit yang lalu -
SUMSELKorupsi Irigasi, Mantan Anggota DPRD Muara Enim Divonis 4 Tahun
Herman Saleh Harahap·29 menit yang lalu -
NASIONALGREAT Institute: Prabowo Tegaskan Perubahan Dukungan terhadap Palestina dari Kuat Menjadi Semakin Kuat
Rozie Winata·34 menit yang lalu -
NASIONALLantik 14 Pejabat Kemenkeu, Suahasil Tekankan Optimasi Penerimaan
Herman Saleh Harahap·37 menit yang lalu -
PENDIDIKANTangkal Radikalisme, Densus 88 Dukung Pembatasan Gawai Kemenag
Herman Saleh Harahap·50 menit yang lalu -
KOTA MEDANZakiyuddin Harahap Minta Hima Lubis Dorong Aksi Sosial
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
SEPAKBOLAPSMS Bantai Persiku 6-0, Kadispora Sumut Ngaku Takjub
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
KRIMINALKomplotan Pencurian Invetaris Palembang Golf Club Diciduk, Dua Masih Buron
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
POLITIKRUU Pemilu, Hensa Ingatkan Threshold Jangan Mengabaikan Suara Pemilih
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
Semua berita sudah ditampilkan