Camat Medan Maimun Pakai KKPD Rp1,2 M untuk Judi Online, DPR: Pencopotan Tidak cukup, Harus Dipecat dari ASN
DPR desak pemecatan ASN Camat Medan Maimun yang diduga gunakan KKPD Rp1,2 M untuk judi online. Sanksi tegas
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Skandal penyalahgunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) oleh Camat Medan Maimun, Kota Medan, Almuqarrom Natapradja, memantik kemarahan publik dan kecaman keras dari parlemen.
Dana negara senilai Rp1,2 miliar diduga digunakan untuk judi online, sebuah praktik ilegal yang kini sedang diperangi habis-habisan oleh pemerintah.
Anggota Komisi II DPR Indrajaya, menegaskan, pencopotan dari jabatan camat sama sekali tidak cukup untuk menebus pelanggaran berat tersebut. Menurutnya, Almuqarrom telah mencoreng wajah birokrasi dan menyalahgunakan fasilitas negara untuk kepentingan kriminal.
“Ini bukan pelanggaran biasa. Ini kejahatan etik dan moral. Almuqarrom tidak cukup hanya dicopot dari jabatan camat dia harus dipecat sebagai ASN,” tegasnya, Kamis (29/1/2026).
Indrajaya menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk pengkhianatan terhadap amanah publik. Ia menilai, penyalahgunaan KKPD untuk judi online menunjukkan rusaknya integritas aparatur negara yang seharusnya menjadi teladan, bukan pelaku pelanggaran hukum.
Lebih lanjut, ia mendesak aparat penegak hukum untuk tidak ragu menindak secara pidana ASN atau pejabat publik yang terlibat judi online, terlebih bila menggunakan fasilitas negara.
“ASN yang main judi online saja harus dihukum berat. Ini lebih parah menggunakan fasilitas pemerintah daerah, meskipun tagihannya tidak dibayar oleh pemda. Negara tetap dirugikan secara moral dan institusional,” ujarnya.
Menurut Indrajaya, penanganan setengah hati hanya akan membuka ruang bagi kasus serupa untuk terulang. Ia menekankan bahwa sanksi keras harus dijatuhkan sebagai peringatan brutal bagi pejabat lain yang masih bermain api dengan uang dan fasilitas negara.
“Kalau ini dibiarkan lunak, maka pesan yang sampai ke publik jelas: pejabat bisa main judi, asal siap dicopot sebentar. Ini tidak boleh terjadi, apalagi saat pemerintah sedang menyatakan perang terbuka terhadap judi online,” pungkas legislator dapil Papua Selatan ini.
Sebelumnya, Wali Kota Medan Rico Waas telah mencopot Almuqarrom Natapradja dari jabatannya sebagai Camat Medan Maimun.
Pencopotan itu dilakukan setelah muncul dugaan kuat bahwa Almuqarrom menyalahgunakan KKPD senilai Rp1,2 miliar untuk berjudi online dan kebutuhan pribadi.
(cw1/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SUMSELOperasi Sikat I Musi, Polda Sumsel Ungkap Puluhan Kasus Kejahatan
Herman Saleh Harahap·4 menit yang lalu -
NEWSSeniman dan Politikus Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia
Herman Saleh Harahap·11 menit yang lalu -
PENDIDIKANNono Sampono: Kampus Harus Jadi Ruang Tumbuh Generasi Masa Depan Indonesia
Herman Saleh Harahap·22 menit yang lalu -
NASIONALAnggota DPR Bantah Laporan BNPB Soal Karhutla Kalteng dan Kalbar Normal
Herman Saleh Harahap·26 menit yang lalu -
SUMSELHerman Deru Kaji Program Pemutihan Pajak Kendaraan di Sumsel
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NASIONALKetua DPD Dorong Bali Jadi Pelopor Gerakan Pilah Sampah Nasional
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
POLITIKSyarat Pendidikan Gibran Digugat, Hensa Sebut Jawaban KPU Kunci MK
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
SUMSELHerman Deru Resmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik di Palembang
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
SUMSELBayi 11 Hari di Ogan Ilir Nyaris Tewas Disayat Ibu Kandung
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
Semua berita sudah ditampilkan