Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Bupati Madina: Pemindahan RSUD Panyabungan Butuh Tambahan Waktu

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Reza Mohammad
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Bupati Madina, Saipullah Nasution didampingi Wakil Bupati, Atika Azmi Utammi memberikan keterangan usai Sidang Paripurna RPJMD di Gedung DPRD Madina, Senin (30/6/2025). (Foto: dok Ist)

Nusantaraterkini.co, MADINA - Bupati Mandailing Natal (Madina) Saipullah Nasution menyebutkan, pemindahan RSUD Panyabungan membutuhkan tambahan waktu kurang lebih 2 sampai 3 bulan ke depan.

Hal ini dikarenakan ada ketidaksiapan permasalahan administrasi di Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS).

Menurut Saipullah, secara fisik dan kesiapan, Gedung RSUD Panyabungan yang berada di Penatapan, Komplek Kantor Bupati Madina Payaloting sudah cukup siap. Hanya saja, untuk pemindahan ternyata membutuhkan persetujuan BPJS.

BACA JUGA: Komisi XIII Desak Komnas HAM Usut Kasus Anak Meninggal Usai Ditolak Rawat Inap di RSUD Embung Fatimah

"Ternyata memindahkan rumah sakit itu tidak semudah yang kita bayangkan. Ada proses dan tahapan lain. Contohnya masalah BPJS, karena untuk surat izin operasi ternyata atau siu itu harus mendapatkan persetujuan dari BPJS," katanya usai Rapat Paripurna di Gedung DPRD Madina, Senin (30/6/2025). 

BACA JUGA: Kunker ke RSUD Sidimpuan, Sihar Sitorus Siap Kawal Peningkat

Saipullah menjelaskan, kendala lainnya adalah pemindahan alat-alat di rumah sakit. Dalam prosesnya pemindahan alat-alat juga tidak semudah yang dibayangkan. Sehingga membutuhkan waktu tambahan.

"Termasuk pemindahan alat-alat kesehatan. Ini juga membutuhkan waktu tambahan. Jadi apa yang kita rencanakan dalam 100 hari kerja kemarin khususnya untuk pemindahan rumah sakit mengalami sedikit kendala," tegasnya.

(Mra/Nusantaraterkini.co)