Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

HUT ke-18 Gerindra: Sinyal Dua Periode Mengudara di Senayan

Editor:  Herman Saleh Harahap
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Syukuran HUT Gerindra ke-18 di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (6/2/2026).(foto:rmol)

Nusantaraterkini.coJAKARTA-Perayaan hari jadi ke-18 Partai Gerindra yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jumat (6/2/2026), berubah menjadi panggung konsolidasi kekuatan politik yang solid. Di tengah kemeriahan syukur tersebut, seruan agar Presiden Prabowo Subianto melanjutkan nakhoda kepemimpinan nasional hingga dua periode menggema kuat.

Yel-yel dukungan ini seolah menjadi penegasan bahwa mesin partai berlambang kepala garuda tersebut sudah mulai memanaskan mesin untuk masa depan politik sang petahana.

Baca Juga : Partai Gerindra Gelar Sosialisasi Penggunaan Cortex Bersama Direktorat Jenderal Pajak

​Gema dukungan tersebut dikomandoi langsung oleh Ketua Dewan Kehormatan Gerindra, Ahmad Muzani. Dalam suasana yang penuh antusiasme, ia memandu ribuan kader dan simpatisan untuk menyuarakan sikap politik partai secara serentak. 

Baca Juga : DPP Partai Gerindra Sosialisasikan Sistem Perpajakan Cortex ke Seluruh Kader

"Kalau saya bilang Gerindra, jawab 'menang'. Kalau saya bilang Prabowo, jawab 'presiden'. Kalau saya bilang presiden, jawab 'dua periode'!" seru Muzani yang langsung disambut dengan teriakan kompak para peserta acara.

​Selain urusan elektabilitas masa depan, Muzani menggunakan momentum HUT ini untuk membedah rapor awal pemerintahan Prabowo sejak dilantik pada Oktober 2024 lalu. Ia menegaskan bahwa kebijakan yang diambil sejauh ini merupakan pengejawantahan dari janji setia Gerindra kepada rakyat kecil. 

Baca Juga : Sumatra Berduka, PM Australia Sampaikan Simpati di Istana Merdeka

Salah satu yang paling disorot adalah keberanian Presiden dalam memutihkan beban finansial para penggerak ekonomi akar rumput melalui kebijakan penghapusan utang.

Baca Juga : Presiden Prabowo Desak Australia Perluas Sertifikasi Tenaga Profesional Indonesia ​

"Langkah pertama sejak beliau dilantik, beliau ingin menghapus utang para petani, nelayan, dan pelaku UMKM. Pada nilai tertentu, beban itu kini sudah dihapus," tegas Muzani, seperti dilansir RMOL.

Menurutnya, kebijakan ini bukan sekadar bantuan sosial, melainkan stimulus strategis agar para pelaku ekonomi bawah bisa kembali "bernafas" dan bergerak tanpa terbelenggu catatan hitam perbankan. Bagi Gerindra, keberpihakan inilah yang menjadi modal kuat bagi mereka untuk optimis menatap periode kedua kepemimpinan Prabowo.

Baca Juga : Terima Ketua Parlemen Korea Selatan, Ketua MPR Bahas Investasi hingga Aksi Heroik WNI Penyelamat Warga di Seoul

(Emn/Nusantaraterkini.co)

Baca Juga : MPR Salurkan 5.000 Paket Bantuan Sembako, Obat-obatan, Hingga School Kit di Aceh